1.800 Buku Jadi Koleksi Perpustakaan

0
74
SEORANG pelajar sedang membaca buku di perpustakaan. f-ISTIMEWA

NATUNA – Kepala Dinas Perpustakaan dan arsif Daerah Kabupaten Natuna Ir Basri menuturkan, tahun ini pihaknya mendapatkan bantuan buku sebanyak 1.800 buku dari Bank Riau Kepri cabang Natuna.

Ia menjelaskan, bantuan 1.800 buku tersebut hasil dari penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Riau untuk Perintah Kabupaten (Pemkan) Natuna.

Berdasarkan surat pengajuan Pemerintah Daerah, tentang dana CSR tersebut pada tahun lalu akhirnya terealisasikan pada tahun ini

”Hasil kerja keras kita akhirnya membuahkan hasil, dengan diserahkannya 1.800 Buku dari Bank Riau,” Ucap Basri di Kantor Bupati Natuna, Jumat (31/8).

Dari 1.800 buku yang diberikan itu sangat berarti sekali. Diantaranya tentang budaya Melayu, pendidikan dan buku umum semua itu sangat berguna bagi minat membaca masyarakat.

”Seluruh buku ini kita akan masukkan ke database terlebih dahulu, baru kita akan persilahkan masyarakat untuk membacanya,” jelasnya.

Untuk masyarakat yang ingin membaca buku tersebut, dipersilahkan mendaftarkan diri sebagai anggota di perpustakaan.

”Kalau ingin menjadi anggota sangat gampang. Hanya datang dengan bawa fotokopi KTP sudah bisa meminjam buku-buku yang ada diperpustakaan ini. Jadi semua kita bikin mudah, dan tidak ada yang dipersulit,” ungkapnya.

Basri berharap, dengan adanya bantuan dari Bank Riau tidak menutup kemungkinan bagi bank maupun lembaga lain dalam memberikan demi meningkatkan minat membaca masyarakat.

”Kita ingin tidak hanya dari Bank Riau saja, kalau bisa dari lembaga lain yang ingin memberikan dana CSR-nya untuk kelancaran dalam meningkatkan minat baca masyarakat Natuna,” harapnya.

Sementara Irsyadi Syukri Kepala Cabang Bank Riau Natuna mengatakan, Program CSR dilakukan sesuai permintaan pemegang saham dalam hal ini Pemkab Natuna.

”Sesuai visinya yaitu mencerdaskan masyarakat melalui literasi perpustakaan, jadi kita melaksanakan program sesuai permintaan dari Pemkab Natuna,” jelasnya.

Untuk rencana program CSR itu, pihaknya tetap mengacu dengan pengajuan dan ketersediaan anggaran dana tersebut.

”Kalau untuk keberlanjutan program selanjutnya, kita tetap menyesuaikan dengan permintaan Dinas Perpustakaan dan ketersediaan alokasi anggaran dana CSR yang ada,” tutupnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here