1.928 Peserta Meriahkan Sumpah Pemuda

0
97
Kadispora Tanjungpinang Djasman menyerahkan penghargaan.

TANJUNGPINANG – Persatuan di segala lini masyarakat diyakini dapat mewujudkan cita-cita bangsa ini. Hal ini disampaikan Walikota Tanjungpinang H Syahrul saat Upacara Sumpah Pemuda ke-91 di Lapangan Pamedan, Senin (28/10) pagi.

Menariknya dalam upacara kali ini, melibatkan sekitar 1.928 peserta. Terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, tokoh pemuda, masyarakat dan FKPD maupun OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Ada penampilan paduan suara yang berjumlah 74 orang. Tarian kolosal dari 91 peserta, penampilan dari juara Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB). Tampil juga peserta drum band.

Kegiatan ini dilaksanakan Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang.

Saat itu diserahkan juga hadiah kepada siswa yang berprestasi sampai ke tingkat nasional dan ivent lainnya.

H Syahrul menuturkan, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi bisa memberikan keuntungan namun bila juga bisa berdampak negatif.

Ia berharap melalui kemajuan sekarang para pemuda Tanjungpinang bisa berkreasi bukan hanya di tingkat kota namun juga nasional dan internasional.

Dituturkannya, pemuda punya peranan besar dalam membangun bangsa. Hendaknya memiliki karakter yang tangguh, moral baik. Sikap bekerja keras, pemuda yang beriman dan bertakwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggungjawab. Disiplin, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas.

H Syharul pun mendorong para pemuda menggali setiap skill atau kemampuan individu. Mulai dari prinsip kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan yang mumpuni ,serta memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Dituturkannya, tema ‘Bersatu Kita Maju’ sesungguhnya untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda lah Indonesia bisa maju.

Kata dia, saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat serba instan, lintas batas, cenderung individualistik dan gramatik.

Canggihnya teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam.

Disinilah diharapkan peran aktif pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal positif.

”Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara. Pemuda juga harapan bagi dunia. Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia, saya berharap ke depan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia,” ucapnya.

Ia menuturkan, gerakan revolusi mental menemukan relevansinya, dengan pembangunan karakter.

Ditambahkannya, melalui Hari Sumpah Pemuda ke-91 juga selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan Indonesia. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here