10 Bulan, 17 Perkara Korupsi Disidangkan

0
501
Santonius Tambunan

TANJUNGPINANG – Selama 10 bulan, Pengadilan Negri Tanjungpinang sudah menyidangkan 17 perkara korupsi. Dua diantara perkara korupsi itu sudah dijatuhi putusan.

Humas Pengadilan Negri Tanjungpinang Santonius Tambunan mengatakan, perkara korupsi yang diterima ada 17 perkara yang dilimpahkan dari Kejaksaan, dua sudah putusan dan 15 lainya masih dalam proses persidangan mulai dari tahap pembacaan dakwaan, tuntutan dan tahap putusan.

”Dua perkara yang sudah putus yakni atas nama terdakwa Syamsuri dengan perkara dana desa dan Suryadi dengan perkara korupsi Alkes,” katanya Jumat (6/10).

Santonius menyebutkan, untuk perkara yang terbaru masuk di Pengadilan Negri Tanjungpinang korupsi Univesitas Terbuka Natuna yang dijadwal pada Kamis (12/10) mendatang.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, perkara korupsi yang ditangani oleh PN Tipikor Tanjungpinang sampai saat ini belum bisa ditentukan berapa perbandingannya, dikarenakan tahun ini masih ada beberapa bulan lagi.

“Kita belum bisa tentukan perbandingannya. Jika dilihat di akhir tahun 2016 ada sekitar 30 perkara, kita lihat nanti di akhir tahun, apakah ada penambahan atau tidak,” sebutnya.

Namun jika dilihat perkara korupsi pada tahun ini, kebanyakan dalam satu perkara korupsi hanya satu terdakwa yang terjerat, tetapi pada tahun kemarin satu perkara tiga terdakwa, sehingga ada tiga berkas perkara dan adanya penambahan nomor perkara.

“Dalam Undang-Undang, penyenyelesaian persidangan perkara korupsi itu selama 120 hari atau 4 bulan perkasus yang harus di putus,” ujarnya. (ray) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here