10 Mahasiswa UMRAH Ikuti Diklatsar

0
735
PENGENALAN: Tampak mahasiswi tengah belajar mengenal penggunaan alat navigasi seperti peta darat dan kompas. f-IST/MAHAPALA UMRAH

TANJUNGPINANG – Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-5 yang digelar di Pulau Sekatap, Dompak, Tanjungpinang.

Latihan dasar merupakan proses untuk bergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam, yakni Mahapala UMRAH. Kegiatannya dilaksanakan mulai dari Rabu (8/3) hingga Sabtu (11/3).

Ketua Mahapala UMRAH Sarifudin mengatakan, Diklatsar ke-5 ini sukses dilaksanakan, dan pesertanya didominasi mahasiswi yang berjumlah mahasiswi.

”Peserta yang ikut telah memenuhi persyaratan administrasi, latihan, medical check up,” ujar Sarifudin, Senin (12/3).

Sebelumnya, seluruh peserta yang mendaftar Diklatsar telah mengikuti materi kelas sebelum mengikuti kegiatan latihan di alam bebas.

Pada penyampaian materi kelas itu, peserta diberikan pengetahuan seputar pencinta alam, tujuan dan manfaat kegiatan, serta loyalitas keorganisasian.

”Selama mengikuti Diklatsar mereka diberikan pengetahuan tentang pemahaman berkegiatan di alam bebas seperti kawasan laut hingga hutan,’ jelasnya.

Karena Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merupakan kawasan maritim, maka laut menjadi kawasan utama untuk menjadi arah kegiatan di alam bebas.

”Jadi kami memberikan materi unt uk berkegiatan di laut, pantai, pulau, gunung serta hutan, “ katanya.

Ia menambahkan, anggota yang baru harus benar- benar memahami dan menguasai materi standar prosedur keselamatan (Safety Procedure) kegiatan alam bebas.

Saat ini anggota aktif Mahapala UMRAH mencapai 42 orang, terdiri dari anggota penuh, anggota biasa dan anggota muda.

Lain dari itu, juga memiliki divisi internal sebagai pendukung kegiatan dan pengembangan di dalam organisasi yaitu hubungan masyarakat, logistik, pendidikan karakter, serta latihan pengembangan kemaritiman.

”Untuk divisi eksternal, kami memiliki divisi di bidang selam (diving), panjat tebing, konservasi, naik gunung serta SAR,” ungkapnya. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here