10 November, APBD-P Disahkan

0
472
Riono

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono mentargetkan APBD-P Kota Tanjungpinang paling lambat disahkan pada 10 November 2017.

TANJUNGPINANG – Menurut Riono, sudah tidak ada kendala lagi dalam usulan APBDP tahun 2017.  ”Semua inikan atas kesepakatan antara Pemko Tanjungpinang dengan Pak Arif serta kawan-kawan di dewan. Mudah-mudahan satu pekan November ini, APBD-P akan disahkan,” kata Riono kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (2/11).

Dalam kesempatan ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Tanjungpinang, Surjadi mengatakan, ada beberapa kegiatan di OPD yang dikurangi. Tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak.

Salah satunya kebutuhan untuk Pilkada Tanjungpinang, yang tidak lama lagi akan berlangsung di tahun 2018 nanti. Seperti dana hibah untuk KPU dan Panwaslu Kota Tanjungpinang. ”Saya tak ingat berapa anggarannya. Yang paling penting, tunggu saja APBDP tahun 2017 diketok ya. Nanti, bakal tau,” sebut Surjadi.

Sekretaris Komisi II bidang keuangan dan banggar legislatif Kota Tanjungpinang, Muhammad Arif mengatakan, kalau sesuai jadwal banmus pengesahan APBDP tahun 2017 pada 10 November 2017 ini. ”Kami minta cepat disahkan. Supaya cepat APBDP digunakan sebaik mungkin oleh Pemko,” kata Arif.

Pengesahan APBDP Tanjungpinang, ia menilai sudah kategori terlambat. Seharusnya pengesahan APBDP tahun 2017 pada Agustus 2017 lalu. ”Seharusnya kita sudah bahas APBD tahun 2018,” terangnya.

Yang membuat lambatnya pengesahan APBDP, kata dia, usulan atau laporan KUA PPAS APBDP tahun 2017 dari Pemko Tanjungpinang ke DPRD Kota Tanjungpinang, sudah terlambat. ”Sebenarnya KUA PPAS dilaporkan itu bulan Juni lalu. Ini tidak lebih dari bulan Juni. Saya lupa pulak bulan berapa itu,” terang dia.

Yang ia tau, dalam APBDP tahun 2017, ada penambahan keuangan untuk dewan yang diatur dalam PP Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Kemudian, ada juga beberapa kegiatan Pemko yang diperioritaskan. Membeli dua mesin rekam dan cetak KTP elektronik (KTP-el). ”Saya kurang tau pasti berapa anggarannya,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here