100 Persen Listrik Prabayar Sudah Tersambung

0
863
MENINJAU: M. Irwansyah Putra (kanan) Nurdin Basirun (tengah), Dwi Suryo Abdullah meninjau pembangkit PLN. F-IST/HUMAS PEMPROV KEPRI

TANJUNGPINANG – PLN wilayah Riau-Kepri siap mengoperasikan mesin pembangkit baru 1.000 kilo Watt di Pulau Sugi Bawah, Kepulauan Riau.

Dengan tambahan pasokan pembangkit listrik  bermesin diesel 2 x 500 kW ini maka cadangan daya di Pulau Sugi Bawah meningkat menjadi 90 persen.

Sehingga PLN siap dukung perekonomian demi peningkatan taraf hidup warga yang mempunyai pencaharian sebagai nelayan.

Hal tersebut diutarakan General Manager PLN Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau M. Irwansyah Putra, saat mengunjungi Pulau  Sugi Bawah, kemarin.

Menurut Irwansyah saat ini pasokan listrik untuk Pulau Sugi Bawah  sebenarnya sudah cukup untuk melayani 2.169 pelanggan.

Namun, tambahan mesin pembangkit baru ini tentunya akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi khususnya di pulau-pulau terdepan dan terluar. Dan ini merupakan komitmen PLN dalam mewujudkan Indonesia terang 2019. Sebanyak dua unit mesin diesel dengan total kapasitas 1.000 KW yang tiba di Pulau Sugi Bawah  pada tanggal 18 September 2017 dengan investasi sebesar Rp 6,6 miliar lengkap dengan seluruh sarana pendukungnya.

Baca Juga :  Meski Online, Calon Siswa Tetap Padati Sekolah

Pada saat ini telah melalui serangkaian pengujian seperti commisioning test hingga pengujian pembebanan serta diakhiri dengan uji ketahanan akhirnya pada tanggal 2 Desember 2017 mendapatkan sertifikat layak operasi. Selanjutnya dinyatakan Commersial of Date (COD).

”Penambahan mesin baru berkekuatan 1.000 kW tentunya akan meningkatkan daya mampu menjadi 1.900 kilo Watt,” tegasnya.

Selain untuk memenuhi tambah daya pelanggan yang ada juga bisa untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pelanggan baru hingga dua tahun kedepan. Dan kekwatiran akan berkurangnya daya listrik dapat dihindarkan.

”Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan pemerintah daerah atas dukungan dalam pemakaian meter kWh prabayar karena pada saat ini di Pulau Sugi Bawah pelanggan PLN telah 100 persen menggunakan listrik Prabayar,” tegasnya.

Baca Juga :  SWRO Disubsidi Rp 1 Miliar

Keuntungan dari Listrik Prabayar bagi pelanggan tentunya pelanggan akan bisa mengatur pemakaian listrik sendiri yang disesuaikan dengan kebutuhanya.

Sementara bagi pemerintah daerah bisa meningkatkan pendapatkan daerah dari Pajak Penerangan Jalan karena tidak ada pelanggan yang mengalami tunggakan pembayaran rekening listrik.

”Semoga kerja sama antara pemerintah daerah dengan PLN dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan 100 persen Prabayar di setiap Pulau berlistrik,” ungkap Irwansyah.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras PLN dalam mewujudkan Kepulauan Riau terang melalui desa di Pulau berlistrik yang terang benderang.

Dan tentunya keinginan PLN untuk mewujudkan 100 persen penggunaan listrik Prabayar, Nurdin Basirun mengajak warganya untuk bisa beralih ke listrik Prabayar.

Baca Juga :  Syahrul Bakal Temui Mendagri

Karena banyak keuntungannya terutama untuk belanja listrik dapat disesuaikan dengan dana yang ada, ini sangat baik bagi warga sekaligus sebagai pelanggan PLN.

Dengan penambahan daya menjadi 1.900 kW Nurdin Basirun mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan kelebihan pasoan listrik guna meningkatkan taraf hidup keluarga.

”Jadikan listrik di malam hari untuk belajar ilmu pengetahuan dan teknologi, belajar mengaji dan mengajak pengusaha kecil menjadikan listrik ini untuk meningkatkan  produksinya,” tegasnya.

Nurdin juga mengajak kepada investor maupun pengusaha lokal dan nasional untuk menanamkan modalnya di Kepri karena kondisi listrik sudah baik. (bas)  

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here