11.784 Narkoba Lolos dari Tanjungpinang

0
368
Kapolres bersama jajaranya mempublikasikan jenis narkoba hasil tangkapanya belum lama ini. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Lemahnya pengawasan aparat terkait, Tanjungpinang masih menjadi daerah transit peredaran narkoba. Akibatnya, barang terlarang ini leluasa keluar dan masuk di Ibu Kota Provinsi Kepri ini. Cukup mengejutkan, sebanyak 11.784 butir narkotika jenis ekstasi asal Tanjungpinang digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan, Tanjungpinang masih dijadikan transit narkoba mafia narkoba. Ini disebabkan banyaknya kapal-kapal yang melintas tidak terpantau dengan baik.

”Kita ucapkan selamat kepada Polda Kalsel telah berhasil mengungkap jaringan narkotika, kami akan tingkatkan lagi penjagaan di wilayah kita,” katanya, kemarin.

Menurutnya, Tanjungpinang merupakan daerah lintasan semua kapal dan tidak semua kapal berhenti di pelabuhan. Seperti pada pengungkapan jaringan narkotika yang baru-baru diungkap jajaran Polres Tanjungpinang, kapal pembawa sabu-sabu tidak bersandar di pelabuhan.

Kapalnya pembawa sabu-sabu dari dari Berakit Bintan ke Tanjungpinang. Mereka pura-pura memancing di laut untuk mengambil barang haram tersebut dari kapal lainnya. ”Kita kita gagalkan karena kita sudah mendapatkan info yang tepat maka kita sergap ditengah laut,” sebutnya.

Sedangkan penangkapan di bandara, Polres juga mengamankan kurir narkoba berjenis ekstasi. Penangkapan kurir ini dari gerak gerik pelaku, petugas mencurigai dan melakukan pemeriksaan body. ”Dari tangan pelaku kita amankan ekstasi, dikembangkan maka didapatkan tersangka lainnya,” jelasnya.

Kapolres menjelaskan, untuk daerah bandara dan pelabuhan pihaknya akan memperketat karena merupakan pintu masuk dan keluar. Berbagai modus dilakukan para pelaku maka kita harus siap.

”Semua kita perketat agar para kurir atau jaringan narkotika dapat diberantas,” ujarnya.

Semetara itu, General Manager PT Angkasa Pura II Tanjungpinang, Hotasi Manalu mengatakan, barang-barang haram pasti terlacak bila penumpang melewati X-Ray Double View.

Alat ini sudah mumpuni mendeteksi narkoba. Tak hanya narkoba, tapi barang apa aja yang dibawa oleh penumpang masuk ke dalam Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang, akan terdeteksi dengan alat tersebut.

”Alat kita itu sudah lebih dari canggih,” kata General Manager PT Angkasa Pura II Tanjungpinang, Hotasi Manalu kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (30/1).

Alat deteksi tersebut, lanjut dia, tak hanya diperuntuhkan untuk penumpang maskapai yang melakukan bepergian aja. Tetapi, juga diberlaku untuk semua petugas yang bertugas di Bandara RHF Tanjungpinang. Apabila ingin masuk ke dalam bandara, terlebih dahulu petugas tersebut dikenakan pemeriksaan. (ray, dri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here