12 Penumpang Selamat, 1 Tewas, 1 Hilang

0
645
KM Berkat Anugerah tenggelam di perairan Pulau Dato Lingga, Minggu (24/6) siang. f-istimewa

Dihantam Ombak, Kapal Tenggelam di Perairan Lingga

Setelah digemparkan tenggelamnya kapal di Danau Toba Sumatera Utara, kali ini kejadian yang sama terjadi di Kepri tepatnya di perairan Pulau Dato Lingga, Minggu (24/6) sore.

LINGGA – Kapal kargo KM Berkat Anugerah tenggelam di perairan Pulau Dato Kabupaten Lingga, Minggu (24/6) sekitar pukul 12.40 WIB. Diketahui, kapal tersebut mengangkut 13 orang penumpang dan 11 orang selamat, 1 orang meninggal serta 1 orang lagi masih dalam pencarian.

Kapal Kargo KM. Berkat Anugerah tersebut berangkat dari Nipah Panjang tujuan Bagan Tanjungpiayu, Batam membawa 13 orang penumpang terdiri dari 11 laki-laki dan 2 perempuan dengan muatan pisang dan kelapa.

Saat berada di sekitar Tanjung Kelit, kapal dihantam badai. Kapal oleng dan terus dihantam badai hingga akhirnya kapal tenggelam. Selang beberapa lama di tempat kejadian, melintas Kapal Oceanna 10 dan melakukan pertolongan terhadap para penumpang yang terombang ambing dan berhasil menyelamatkan 12 orang terdiri dari 11 laki-laki dan 1 perempuan dan 1 orang belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi melalui Kasi Ops Eko Surprianto mengatakan, pada waktu kejadian itu Kantor Pos Siaga Sar Unit Lingga menerima informasi bahwa telah terjadi 1 unit kapal kargo tenggelam di perairan Pulau Dato Kabupaten Lingga dengan jumlah penumpang 13 orang.

Baca Juga :  Air Mata Menetes untuk Palestina

”Mendapat informasi itu, kemudian anggota SAR Pos Unit Lingga dengan menggunakan RIB 01 Lingga langsung turun ke lokasi,” katanya.

Dari hasil pengecekan di lokasi diketahui bahwa, 11 orang korban kapal tenggelam ini berhasil diselamatkan, sementara itu 1 orang meninggal dunia dan 1 orang lagi masih dalam pencarian.

”Sebelas orang korban yang selamat diselamatkan oleh ABK Kapal MV Oceanna 10 korban dan 1 orang yang meninggal telah dibawa ke Tanjung Kelit,” sebutnya.

Menurutnya, sampai saat ini anggota Unit Sar Pos Lingga masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang dalam kecelakaan ini.

Adanya laka laut ini, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melalui Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep mengerahkan dua Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Cempa dan Patkamla Dabo Singkep untuk melakukan Search and Rescue (SAR) terhadap Kapal Kargo yang tenggelam di Perairan Tanjung Kelit.

Terkait dengan kejadian tersebut Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno segera memerintahkan jajaran di bawahnya yakni Lanal Dabo Singkep untuk mengerahkan unsur-unsur melakukan SAR terhadap korban kapal tenggelam dan berkoordinasi dengan Basarnas setempat.

Baca Juga :  Bawa Narkoba 30 Kilo, Ancaman Pidana Mati

Selanjutnya Patkamla Cempa dan Patkamla Dabo Singkep segera melakukan pencarian bersama dengan unsur Basarnas setempat terhadap 1 orang korban dan berhasil menemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kemudian untuk memberikan tindakan pertolongan lanjutan seluruh penumpang di bawa menuju Pelabuhan Tanjung Kelit Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga dan dilakukan pengecekan di puskesmas setempat.

Sementara itu, AKP Felix Mauk, Kasat Narkoba Polres Lingga beserta kru kapal Feri Oceanna 10 melakukan penyelamatan terhadap para penumpang kapal pompong milik masyarakat yang tenggelam di Perairan Selat Tanjung Kelit Kecamatan Senayang, Lingga.

Jumlah penumpang yang diselamatkan sekira 12 orang dengan rincian laki-laki dewasa 4 orang, perempuan dewasa 2 orang, anak anak 6 orang, satu orang meninggal, sedangkan 1 penumpang laki-laki dewasa masih hilang.

Adapun penyebab laka laut adalah, kapal pompong dihantam ombak besar, sehingga mengakibatkan kapal pompong tenggelam.

Para penumpang terdiri dari 3 keluarga yang berangkat dari Pulau Nipah dengan tujuan Batam. Saat melewati Selat Tanjung Kelit, datang ombak besar menghantam kapal pompong yang membawa muatan kapal pisang dan kelapa itu lalu tenggelam.

Baca Juga :  Pulau Dompak Dijadikan Beragam Destinasi

Saat kapal Fery Oceanna 10 melewati Selat Tanjung kelit, ditemukan penumpang terombang ambing di laut yang berpegangan pada papan kapal pompong sambil melambai lambaikan pelampung warna orange,

Tindakan pertolongan selanjutnya adalah membawa penumpang ke Pelabuhan Tanjung Kelit guna pertolongan kepada para penumpang di Puskesmas Tanjung Kelit.

Adapun korban meninggal adalah Eri umur 45 tahun alamat Bengkong Nusantara Block C No.16. Nama-nama penumpang, jumlah Aris umur 58 tahun alamat Nipah Panjang, Syaril umur 55 alamat Sumur Sabak, Andi Hasbih umur 13 tahun alamat Batam Batu Ampar Blok C No.21, Syaiful Rahman umur 15 tahun alamat Jakarta. Jumadi umur 21 tahun alamat Nipah Panjang.

Andi Rosmawati umur 38 alamat Batam Batuampar. Amat Amur 5 tahun alamat Batuampar Batam. Sarbini umur 55 tahun alamat Bengkong Susantara Block C No.16 Batam. Selamat Santoso umur 17 tahun alamat Bengkong Batam. Nude umur 70 alamat Baran. Adi umur 28 alamat Nipah Panjang. Andre 30 tahun dan Eri (korban meninggal).(RAYMON SANDY-TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here