125 Mahasiswa akan Terima Beasiswa

0
64
WISUDAWAN dan wisudawati dari salah satu kampus di Tanjungpinang saat mengikuti acara wisuda. f-istimewa/tanjungpinang pos
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa asal Lingga yang berprestasi serta yang kurang mampu.

LINGGA – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lingga, Junaidi Adjam menuturkan, bahwa selama ini, Pemkab Lingga komitmen memajukan kualitas generasi muda. Salah satu diantaranya, yaitu pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa.

Di luar hal lain yang sudah dilaksanakan. Yaitu pemberian seragam gratis bagi siswa tingat SD sampai SMA di Lingga. Serta pembenahan sarana dan prasara sekolah sesuai dengan kemampuan anggaran.

Dituturkannya, tahun ini, melalui Dinas Pendidikan Lingga, mengalokasikan anggaran senilai Rp500 juta untuk beasiswa Pendidikan Tinggi jenjang Strata-1 (S-1) yang rencanakan akan di serahkan ke 125 orang mahasiswa asal Lingga yang tersebar beberapa Perguruan Tinggi (PT).

”Dana beasiswa untuk S1 Tahun 2019 ini sudah proses verifikasi dan sedang tahap pencairan melalui DPKAD Lingga dengan jumlah penerima sebanyak 125 orang,” kata Junaidi Adjam, kemàrin.

Ia menambahkan, semua uang beasiswa tersebut dikelola oleh Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Lingga dalam bentuk hibah atau bantuan tunai.

Bentuk transparansi, dana beasiswa itu akan diteruskan ke rekening penerima. ”Tergantung di DPKAD, pos anggarannya ada di sana melalui transfer ke rekening penerima beasiswa mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.,” ucapnya.

Kriteria berpestasi yaitu, meraih IPK minimal 3,0. Jika dari golongan kurang mampu, harus melampirkan surat keterangan tidak mampu dari Kades dan Lurah masing-masing.

Dilanjutkan, untuk mendapatkan beasiswa ini tentu ada prosedur yang harus dilalui. Jadi, pemberian beasiswa tidak dapat dilakukan begitu saja.

”Pemberian bantuan hubah tentu ada prosedurnya. Tidak bisa sekarang dijanjikan besok sudah diterima,” ucapnya.

Dijelaskan Junaidi, bantuan belanja hibah Bantuan Sosial (Bansos), baik itu melalui organisasi, perorangan (beasiswa) yang bentuknya proposal wajib di masukkan sebelum tim anggaran pemerintah daerah, mengajuka kebijakan umum anggaran (KUA) proritas plafon anggaran sementara (PPAS) ke DPRD.

”Kami di Disdik sifatnya hanya mengusulkan,” imbuhnya. (TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here