13 TKA Jadi Pekerja Kasar di Tanjunguban

0
736
TKA Tiongkok yang menjadi pekerja kasar di proyek pembangunan toko di Anrawika, Kelurahan Tanjunguban Kota, Bintan Utara, Senin (17/6). F-Jendaras/tanjungpinang pos

TANJUNGUBAN – Sebanyak 13 Tenaga Kerja Asing (TKA) Asal Tiongkok kedapatan menjadi pekerja kasar pembangunan proyek pertokoan di Anrawika, Kelurahan Tanjunguban Kota, Kecamatan Bintan Utara.

Hal ini terungkap setelah Bidang Pengendalian, Pelaksanaan dan Informasi Penanaman Modal DPMPTSP Bintan melakukan pengawasan ke lokasi pertokoan Anrawika Tanjunguban pada Senin (17/6) siang.

Kepala Bidang Pengendalian, Pelaksanaan dan Informasi Penanaman Modal DPMPTSP Bintan, Nirmalawati melakukan sidak bersama Satpol PP Bintan setelah mendapatkan informasi dan pengaduan dari masyarakat dan dinas terkait soal aktivitas pengerjaan proyek pertokoan yang tidak melaporkan atau mengurus perizinan.

“Kami mengecek dan ternyata mereka tidak dapat menunjukkan izin,” katanya.

Dalam pengecekan tersebut juga didapati 13 TKA asal Tiongkok yang bekerja sebagai pekerja kasar seperti mengelas, cat dan mendempul. Dituturkannya, dari 13 TKA hanya dua izin tinggal yang dapat ditunjukkan. Pihak DPMPTSP juga langsung menutup aktivitas pengerjaan proyek tersebut.

Kemudian juga ada dua TKA yang berada di lokasi merupakan bagian dari pekerja Tiongkok tersebut. Ke dua TKA tersebut keluar dari mobil bertuliskan perusahaan Star Jet.

Dari pantauan Tanjungpinang Pos, keseluruh pekerja asal Tiongkok tersebut tidak dapat berbahasa Indonesia.

Dari keterangan pekerja, pekerja Tiongkok tersebut sudah bekerja sejak awal puasa lalu. Pekerja Tiongkok tersebut bahkan pernah diamankan imigrasi. Namun sudah dilepas.

“Kemarin sebelum Lebaran enam orang TKA pernah diamankan imigrasi selama lima atau enam hari, tapi dilepas lagi. Soal kenapa kami tak tahu bang,” sebutnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here