14 April, Bawaslu Minta APK Diturunkan

0
92
TIM terpadu menertibkan APK yang terpasang dan terikat di pohon ruang milik jalan di Tanjunguban, Rabu (13/3). F-jendaras/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri mengingatkan kepada seluruh peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, untuk menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya masing-masing pada 14 April 2019. Baik itu milik peserta pemilu dari kalangan partai politik (parpol), pasangan calon presiden dan wakil presiden sampai dengan calon legislatif (caleg).

”Karena kita sebagai pengawas tidak akan mungkin untuk melakukan hal seperti itu yang sama,” kata Indrawan Susilo Prabowoadi, Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Kepri kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (12/4).

Selain itu, Bawaslu juga meminta kepada peserta Pemilu 2019 untuk segera menutup akun di media sosial yang sudah terdaftar secara resmi, seperti Facebook, Instalgram, Twitter dan media sosial lainnya. Sehingga tidak ada lagi terlihat kegiatan kampanye di media sosial tersebut. Baik itu dari pencitraan diri dan sebagainya.

Kemudian, pihaknya mengingatkan kepada peserta Pemilu 2019, untuk melaporkan Laporan Penerima Pengeluaran Dana Kampanye (LPDK). Pasalnya, LPDK salah satu kewajiban buat peserta Pemilu 2019. Apabila tidak disampaikan LPDK, maka akan dikenakan sanksi. Karena dampaknya pada peserta pemilu tepatnya caleg. ”Meskipun menang, nama caleg itu dicoret,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here