162 Siswa Sudah Hafal Alquran

0
67
PARA siswa SDIT As-Sakinah Tanjungpinang duduk di hadapan para orangtua siswa di Masjid As-Sakinah Perum Taman Harapan Indah Batu 9, sebelum diwisuda, Sabtu (22/6). f-martunas/tanjungpinang pos

SDIT As-Sakinah Tanjungpinang Gelar Wisuda Tahfizh

Sebanyak 162 siswa SDIT As-Sakinah Tanjungpinang yang sudah hafal Alquran diwisuda di Masjid As-Sakinah di Perum Taman Harapan Indah II Jl. D.I Panjaitan Km. 8, Sabtu (22/6).

TANJUNGPINANG – Para wisudawan tersebut berasal dari Kelas 2, 3, 4 dan 5. Prioritas wisuda tahfizh diperuntukkan bagi Kelas 3,4,5. Namun ada beberapa siswa Kelas II yang ikut wisuda tersebut karena sudah hafal Juz 30.

Kepala SDIT As-Sakinah Tanjungpinang, Ustazah Kimiatis Saadah mengatakan, wisuda tahfizh SDIT As-Sakinah tahun ajaran 2018/2019 merupakan kegiatan rutin tahunan.

Salah satu muatan lokal kurikulum di SDIT As-Sakinah adalah pelajaran Alquran yang terbagi pada 3 aspek yaitu tilawah (bacaan), tahfizh (hafalan), dan kitabah (tulisan/ menulis).

Khusus untuk tahfizh (hafalan) target mutu yang ditetapkan SDIT As-Sakinah adalah murid lulus dengan hafalan 2 juz yaitu juz 30 dan juz 29.

Sebagai upaya mewujudkan jaminan mutu tersebut, maka untuk memacu ketercapaian hafalan murid dari proses pembelajaran setiap harinya diadakan wisuda tahfizh setiap tahun.

Salah satunya tujuannya sebagai motivasi agar murid bergegas menyelesaikan hafalan, begitu juga bagi guru sebagai pembina hafalan dalam proses pembelajaran.

Wisuda tahfizh di SDIT As-Sakinah biasanya dilaksanakan setiap satu tahun sekali, dan tahun-tahun sebelumnya disejalankan dengan Haflas Akhirus Sanah (HAS) yang merupakan pentas kreativitas dan seni murid yang merupakan ejawantah dari muatan pembelajaran selama satu tahun.

Kegiatan itu dikemas dengan seni dan kreativitas serta dibungkus dengan nilai-nilai Islami sebagai ciri kekhasan sekolah.

Namun tahun ini dilaksanakan secara terpisah, mengingat peserta yang semakin bertambah banyak dari tahun ke tahun, juga agar prosesi kegiatan berjalan khidmat tanpa harus berkejaran dan berbagi waktu dengan HAS.

”Dari pelaksanaan demi pelaksaan, evaluasi demi evaluasi, Insya Allah tahun pelajaran mendatang akan dilaksanakan dua gelombang wisuda tahfizh dalam satu tahun pelajaran,” jelasnya.

”Tujuannya untuk lebih mempercepat capaian hafalan murid, motivasi menjaga hafalan, dan juga memberi kesempatan kepada murid agar bisa melampaui target yang ditetapkan,” tambahnya.

Seperti pada pelaksaan Sabtu lalu, ada empat murid Kelas 5 yang mengikuti wisuda juz 28, dan bahkan ada juga satu murid Kelas 5 yang mengikuti juz 27 atas nama Annida Afriyani Hanifa.

Juga hari itu ada satu murid Kelas 4 yang ikut 2 juz sekaligus yaitu juz 29 dan 28 atas nama Ezira Mayanti.

”Ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi murid kami. Sebab biasanya seorang murid hanya mengikuti 1 juz saja, namun ini 2 juz sekaligus. Sangat luar biasa. Kenapa? Menghafal Al-Qur’an bagi murid kami otomatis harus membutuhkan perjuangan yang ekstra, sebab di samping menguasai kompetensi muatan pelajaran yang lainnya, juga harus menguasai target hafalan Quran yang ditetapkan,” bebernya.

Setelah hafal, proses menjaga hafalan juga dibutuhkan kesungguhan agar hafalan yang sudah dimiliki tidak hilang begitu saja. Harus sering diulang-ulang agar terus ingat dan mengakar kuat.

Total peserta wisuda tahfizh kali ini 162 murid, selain yang sudah disebutkan di atas, ada 28 murid lagi yang ikut wisuda juz 29 dan ada 126 murid yang ikut wisuda juz 30.

Khusus buat murid Kelas 6 sudah dilaksanakan secara terpisah pada 1 Mei 2019 yang lalu. Untuk kegiatan Sabtu lalu, mereka sudah mempersiapkan murid sejak sebelum liburan Ramadan.

Dimulai dengan penjaringan murid yang sudah hafal 1 juz, atau yang hampir tuntas hafalan dalam 1 juz. Ada 228 murid yang terjaring dan direkomendasikan, selanjutnya dikomunikasikan dengan orangtua murid.

Selama 3 hari dalam Ramadan, dilaksanakan kegiatan pra scanning (pembinaan dan persiapan) dan penambahan hafalan bagi yang belum tuntas.

Dilanjutkan dengan pembuatan grup WhatsApp bersama orangtua murid yang tujuannya untuk tetap setoran hafalan.

Selama libur, murid setoran hafalan kepada guru dengan memanfaatkan grup WA. Ada 8 sampai 10 murid disatukan dalam satu kelompok dengan dibimbing satu guru sebagai pembina (penerima dan pengoreksi setoran murid).

Setoran bisa dengan mengirim video, ada yang video call, dan ada juga yang janjian ketemu sama gurunya untuk setoran hafalan murid.

”Alhamdulillah mayoritas orangtua peduli dan menyambut baik anandanya dipersiapkan untuk setoran hafalan. Begitu juga guru-guru kami yang hebat,” katanya.

Selanjutnya, setelah liburan usai, dimulai dari hari Senin tanggal 17 Juni, pihaknya mulai scanning hafalan murid sampai dengan Kamis tanggal 20 Juni 2019.

Kegiatan scanning hafalan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan murid menyetorkan ulang 1 juz hafalan mereka kepada para guru sebagai musyrif/musyrifah, yang dari 228 itu ditetapkanlah 162 murid yang lulus.

Hadir saat itu Asisten Pemerintahan mewakili Walikota Tanjungpinang dan juga Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Pemko Tanjungpinang.

Ketua Yayasan Bina Insan Sakinah (YBIS) Tanjungpinang, Ustaz Muqtafin M.Pd mengatakan, SDIT As-Sakinah memiliki target lulusannya bisa hafal 2 juz Alquran saat lulus sekolah.

Pada wisuda kemarin, ratusan siswa yang sudah hafal Quran baik 1 juz, 2 juz, bahkan ada yang 3 juz. Ia yakin, sebagian lulusan sekolah itu nanti bisa hafal hingga 5 juz.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here