165 Pejabat BP Ikut Assessment

0
426
TINJAU: Deputi V BP Batam Brigjen Pol Bambang Purwanto dan Wako Batam Rudi meninjau kesiapan Mal Pelayanan Batamcenter, baru-baru ini. f-istimewa/humas bp batam

Proses assessment akhirnya dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk pejabat eselon II, III dan IV. Untuk pejabat eselon II BP Batam, sebanyak 15 orang sudah ikut assessment, di Jakarta minggu lalu.

BATAM – Sementara untuk pejabat eselon III dan IV, akan dilakukan, Senin (4/12) di Batam. Tahun 2018 mendatang, BP akan rombak kabinet. Proses assessment yang sudah dilakukan itu diungkapkan Deputi 5 BP Batam, Brigjen Pol Bambang Purwanto, Minggu (3/12) di Batam.

”Eselon II sudah selesai di Jakarta. Yang ikut, 15 orang. Eselon III dan IV, besok (hari ini). Mereka ada 150 orang. Mereka assessment IT Centre di Batam,” ungkap Bambang.

Setelah hasil assessment diperoleh BP, direncanakan tahun 2018 mendatang, akan ada perombakan kabinet BP. Perombakan itu akan berlangsung dengan pengisian posisi, sesuai dengan hasil assessment. ”Iya, tahun depan perombakan. Rotasi atau mengisi posisi kosong. Tapi posisi yang kosong tidak ingat. Tapi nanti akan kita lihat,” sambungnya.

Dijelaskannya, assessment akan berlangsung setiap dua kali setahun. Sehingga dua tahun setelah ini, akan dilakukan assessment. Assessment akan berlangsung, setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat dan pegawai BP Batam. ”Assessment ini berlaku 2 tahun. Setiap 2 tahun kita update. Manusia itu setiap 2 tahun di-update kelebihan dan kelemahannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, BP Batam bekerjasama dengan Polda Kepri dan Mabes Polri dalam melakukan assessment. Walau assessment dilakukan terbuka terhadap eksternal, namun, BP tetap memprioritaskan pegawai BP atau dari internal dan yang sudah lama bekerja BP. Menurut Kepala BP Batam, Lukita kepada wartawan di Batam, saat ini ada beberapa tempat atau posisi pejabat eselon yang kosong, sehingga dilakukan assessment.

”Kami akan memprioritaskan yang sudah bekerja di BP. Kami akan prioritaskan yang sudah lama berkarir di BP,” katanya. Peluang terbuka lebar diakui lebih pada posisi yang pegawai internal tidak ada. ”Kalau perlu suvervisi. Kami akan meningkatkan training untuk mengisi posisi struktural di BP Batam. Ada beberapa tempat yang masih kosong, akan kita lakukan untuk mengisi,” sambungnya.

Menurut Lukita, assessment dimaksud untuk mendorong pembangunan Batam dengan kualitas SDM di BP Batam. ”Assessment ini kita buat supaya bisa membangun lebih cepat dan dalam menghadapi tantangan-tantangan ke depan,” bebernya.

Diakuinya, pihaknya ingin orang terbaik. Sehingga bagi pegawai BP Batam yang memenuhi proses assessment yang dilakukan Polri, berpeluang menjabat di posisi penting di BP. ”Kami kerja sama dengan Polri, karena ingin lebih baik. Kalau ternyata calon yang mengikuti assessment belum memenuhi, kita akan buka lagi,” ujar dia.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here