170 Pejabat Pemko Bakal Dilantik

0
771
PANEN JAGUNG: H Lis Darmansyah dan H Syahrul saat panen jagung di salah satu kelompok tani Pokta Maju Sejati di KM 15 Tanjungpinang, Rabu (27/12). F-ANDRI DS/TANJUGNPINANG POS

Jelang Berakhirnya Masa Jabatan Lis-Syahrul

Pemko Tanjungpinang mengusulkan promosi 170 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemko Tanjungpinang ke Kementerian Dalam Negeri agar diberikan rekomendasi pelantikan. Ada 10 jabatan eselon III yang saat ini kosong.

TANJUNGPINANG – Sisanya, ada promosi jabatan dan pengeseran jabatan. Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah tetap optimis, usulan 170 pejabat yang akan direstui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Meskipun, sisa masa jabatanya tinggal menghitung hari. Ia dan wakilnya, H Syahrul masa jabatannya sebagai Wako dan Wawako berakhir 16 Januari 2018.

”Semalam (Rabu, red) saya sudah teken nama-nama yang akan dilantik. Sekarang (Kamis, red) kita kirim berkas itu ke Kemendagri. Supaya cepat dikeluarkan surat rekomendasi dari Pak Menteri,” kata H Lis Darmansyah, Kamis (28/12).

Kata Lis, kalau sudah keluar surat rekomendasi dari Kemendangri maka Ia akan melantik ASN tersebut. Agar ASN tersebut bisa langsung bekerja sesuai jabatannya. ”Kalau tidak dilantik sekarang, sambung Lis maka mutasi pejabat atau kekosongan jabatanbaru akan diisi paling cepat Febuari 2019 mendatang. Sebab, Plt Wali Kota tidak boleh melakukan mutasi pejabat. Kalau saya lantik sebelum masa jabatan saya berakhir maka tidak ada lagi jabatan yang kosong di lingkungan Pemko Tanjungpinang,” sebut dia.

Ditegaskan Lis, mutasi atau pelantikan jabatan murni bukan karena ada unsur politik jelang berakhirnya masa jabatan. Pelantikan ini didasari kebutuhan dan banyaknya jabatan yang kosong. Bila dibiarkan jabatan kosong karena ada yang pensiun ada yang bergesar jabatan, khwatirkan pelayanan kepada masyarakat sedikit terganggu. ”Kasihan kalau tidak dilantik sekarang,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Baperjakat juga Sekda Kota Tanjungpinang, Riono menambahkan pelantikan 170 eselon III dan IV tergantung surat rekomendasi dari Kemendagri. Karena pelantikan ini perlu dapat izin dari Mendagri. “Kalau Menteri tak keluarkan surat rekomendasi, kita tidak bisa melantik ASN tersebut,” kata Riono.

Dari 170 eselon III dan IV, hanya sepuluh ASN yang akan mengemban jabatan sebagai Kabag Pemerintahan, Kabag Pembangunan, Kabag Organisasi dan Tata Laksana (Otlak), Sekretaris Diskominfo, Sekretaris Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP), Sekretaris Disdukcapil, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro, Camat Tanjungpinang Barat, Sekretaris Dispora, dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Kota Tanjungpinang.

Apabila surat izin dari Kemendagri keluar pada saat masa jabatan Wali Kota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah dan H Syahrul sudah habis, maka Penjabat (Pj) Wako Tanjungpinang bisa melantik ASN tersebut. Asalkan, Kemendagri mengeluarkan hingga memberikan surat izin untuk melantik ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

”Ini tidak masalah. Siapa saja bisa melantik ASN itu. Yang penting kuncinya itu, ada surat izin dari Kemendagri ada,” sebut Riono.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here