18 Kelurahan Dapat Rp6,35 Miliar

0
51
Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga berbincang dengan pelaksana pembangunan SDN 017 DI di Kelurahan Tanjungpinang Timur, baru-baru ini. f-istimewa

Mulai tahun 2019, pemerintah pusat menggelontorkan dana senilai Rp6,35 miliar untuk tiap kelurahan di Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Kalau selama ini cuma desa yang mendapatkan Dana Desa (DD), mulai tahun mendatang kelurahan juga mendapatkan DAU (Dana Alokasi Umum) dari APBN.

Dana DAU untuk kelurahan dari APBN tersebut telah disetujui oleh Badan Anggaran DPR RI. Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga, kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (1/11) sore.

Ia menuturkan, dana Rp6,35 jika dibagi rata untuk 18 kelurahan di Tanjungpinang, maka masing-masing akan menerima senilai Rp350 juta. Kelurahan juga mendapatkan dana dari APBD 2019. Meskipun Ade menuturkan, pemberian setiap kelurahan ada rumus perhitungannya. Misalnya rasio jumlah penduduk dan beberapa lainnya.

”Jadi setiap kelurahan nantinya beda-beda dapatnya. Tapi kalau di rata-ratakan demikian,” ujarnya.

Ade menuturkan, program ini berjalan atas permintaan Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) kepada presiden. Terkait petunjuk teknis (Juknis), ia menuturkan belum ada. Hanya saja gambaran penyaluran hampir sama seperti DAK.

”Jadi nantinya dananya masuk ke kas daerah dan disalurkan ke masing-masing kelurahan. Terkait detailnya petunjuknya menunggu aturannya,” ucapnya.

Hanya saja, ia memberikan saran agar dana yang diterima setiap kelurahan di kelola masyarakat. Hampir sama seperti LPM, sehingga kegiatan yang dilaksanakan bersentuhan langsung dengan yang dibutuhkan masyarakat. Ia mencontohkan, kawasan tersebut butuh perbaikan jalan maka yang melaksanakan masyarakat sekitar.

”Kalau di kelola masyarakat melalui pengawasan kelurahan itu akan lebih baik. Saran kita memang pengelolaan seperti dana desa (DD) juga,” ungkapnya.

Dituturkannya dana yang diterima setiap kelurahan belum sebesar dana desa, padahal banyak juga persoalan yang perlu diselesaikan ditingkat kelurahan.

Meski demikian, menurutnyadana tersebut akan sangat bermanfaat jika digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang berkait dengan peningkatan fasilitas publik. ”Kita harapkan digunakan untuk peningkatan infrastruktur,” ujarnya. (DESI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here