184 Penghuni Rutan Ikut Nyoblos

0
131
Petugas mendampingi wraga binaan memasukkan kerta suara ke kotak suara yang tersedia. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Setengah dari jumlah warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang ikut berpartisipasi dalam Pemilu serentak tahun ini yang digelar, Kamis (17/4).

Tercatat 431 penghuni Rutan Kelas I Tanjungpinang namun 184 diantaranya yang ikut berpartisipasi dalam ajang pesta demokrasi, pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun ini.

Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Fonika Affandi menurutkan, 431 orang warga binaan berada di Rutan. Diantaranya, 208 orang warga binaan yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Dari 208 orang warga binaan di Rutan itu, hanya ada sekitar 184 yang bisa menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi pada tahun ini.

Hal ini karena sebagian warga binaan ada yang dipindahkan dan ada juga yang telah bebas sebelum hari pencoblosan serta tidak bisa memilih karena datanya ganda.

Terkait separuh dari jumlah warga binaan yang gagal berpartisipasi pada Pilpres dan Pileg tahun ini, lanjutnya bukan karena salah penyelenggara, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang maupun pihak Rutan.

Pihaknya beberapa bulan lalu telah memfasilitasi warga binaan untuk melakukan perekaman e-KTP.

“Sebenarnya ini bukan kendala, karena tiga bulan terakhir kita bersama teman-teman KPU, Bawaslu dan Disdukcapil sudah melakukan koordinasi yang intensif, dan mensosialisasikan ke warga binaan, yang namanya warga Rutan kan pasti ada yang ke luar masuk,” tegasnya.

Selain tingginya angka ke luar masuk tahanan ke Rutan Kelas I Tanjungpinang, tambah Fonika, ada beberapa permasalahan lainnya yang ditemukan saat melaksanakan kegiatan perekaman e-KTP di Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Diharapkan permasalahan yang muncul tersebut bisa diselesaikan dengan baik sesuai aturan yang berlaku. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here