20 % Dana Bos untuk Buku Paket

0
1039
SISWA BARU: Seorang guru saat menerima berkas pendaftaran siswa baru di salah satu SMP negeri. F-DOKUMENTASI

KARIMUN – BUKU paket pelajaran untuk kurikulum 2013 (K-13) untuk pelajar tingkat SD hingga SMA sederajat akan disediakan pihak sekolah. Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Karimun Bakri Hasyim, Sabtu (22/7). Ia menjelaskan, penyediaan buku paket itu sesuai Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 24 tahun 2014 tentang pembelian buku kurikulum 2013 oleh sekolah. Buku paket itu nantinya, merupakan buku teks pelajaran dan buku panduan guru yang ditetapkan oleh kementerian.

Sedangkan penyedia buku adalah pemenang lelang buku kurikulum 2013 yang melakukan kontrak dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). ”Jadi pihak sekolah yang memesan melalui e-katalog, sesuai kebutuhan sekolah kepada penyedia buku dan ada tertera harganya. Dan anggarannya diambil 20 persen dari dana BOS, termasuk sekolah swasta juga,’’ jelas Bakri Hasyim, kemarin.

Baca Juga :  2019, SMAN 5 Terima Siswa Baru

Ia menambahkan, Disdik Karimun tidak bisa ikut campur dalam penyediaan buku cetak. Namun, hanya bisa membantu pihak sekolah yang tidak memiliki jaringan internet untuk mengirimkan laporan penerimaan buku K-13. Hingga saat ini, masih dalam proses pemesanan dari masing-masing sekolah dan proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya.

Menurutnya, untuk sementara tenaga pengajar bisa mengambil buku cetak melalui online. Sesuai dengan silabus yang tertera sesuai katalog dan tingkatan. ”Sambil menunggu buku yang sudah dipesan, para guru-guru men-download buku sesuai kebutuhannya. Dan para pelajar juga bisa melakukan hal yang sama,” terangnya.

Baca Juga :  Patroli BC Amankan Mikol dan Rokok

Kepala Sekolah SMPN 2 Binaan Tebing Raja Hernayati mengatakan, pihaknya sudah memesan buku cetak untuk kelas 7 dan 8.  Sedangkan untuk kelas-9 masih menggunakan Kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). ”Kami sudah pesan, sesuai jumlah pelajar. Dan tahun depan 2018 semua sudah menggunakan K-13,” sebut Raja Hernayati.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here