20 Hari, Polda Ungkap 50 Kasus Narkoba

0
70
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga dan Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Sades Oloan Maruli Pardede S.IK saat jumpa pers Rabu (11/9/2019). narkoba yang diamankan polda kepri

BATAM – Selama pelaksanaan Operasi Antik Seligi 2019 yang dimulai dari 21 Agustus 2019 sampai dengan 9 September 2019, Polda Kepri dan jajaran telah berhasil mengungkap 50 Kasus Tindak Pidana Narkoba. Pengungkapan kasus narkoba ini berjalan selama 20 hari. Hasil tangkapan Polda kepri dalam kasus narkoba ini meningkat dibandingkan dengan Operasi Antik Seligi tahun sebelumnya yang berhasil mengungkap 30 kasus.

“Ada terjadi peningkatan pengungkapan 20 kasus narkoba atau 66,67 persen,” Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H yang memimpin Konferensi Pers hasil Operasi Antik Seligi 2019 pada hari Rabu (11/9).

Saat konfrensi pers, Wakapolda didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga dan Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Sades Oloan Maruli Pardede S.IK.

Pengungkapan kasus narkoba di jajaran Polda Kepri selama Operasi Antik Seligi 2019 ini, 8 kasus diantaranya 8 diungkap oleh Plda kepri, 15 kasus diungkap Polresta Barelang, 6 kasus diungkap Polres tanjungpinang, 7 kasus diungkap Polres Karimun, 3 kasus diungkap Polres Bintan, 5 kasus diungkap Polres Lingga dan 1 kasus diungkap Polres Natuna serta 5 kasus diungkap Polres Anambas.

“Total pelaku tindak pidana narkoba yang diamankan di Operasi Antik Seligi 2019 ada 80 orang. Satu diantaranya wanita,” sebut Wakapolda

Sementara barang barang bukti Narkoba yang diamankan dari 50 kasus itu yakni 233,81 gram ganja kering, 70 batang bibit pohon ganja, 71,45 gram bibit biji ganja, 151 kg sabu dan 889 butir ekstasi serta 0.93 gram serbuk ekstasi.

Menurut Wakapolda, Kepri yang wilayah hukum Polda Kepri merupakan wilayah perairan yang luas dan berbatasan langsung dengan negara lain, menjadikan Kepri daerah rentan dengan peredaran narkotika

“Kedepan, diharapkan agar semua masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi kepolisian untuk dapat memberikan informasi berbagai bentuk kejahatan narkotika dan jadikan narkoba sebagai musuh bersama,” pinta Wakapolda. (*/jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here