20 Januari, Kongres PSSI

0
257
PULUHAN anak usia dini menjalani latihan pembinaan sepak bola di SSB Bina Bintang Muda (BBM) Kepri, di lapangan Hotel Sunrise, Tanjungpinang. f-yendi/tanjungpinang pos

Raker Asprov Se-Indonesia Bahas SSB

PSSI merencanakan, kongres akan dilaksanakan di Bali, 20 Januari 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, pada membuka rapat kerja Asprov PSSI se-Indonesia, yang turut dihadiri Sekjen Ratu Tisha Destria.

TANJUNGPINANG – ”Dalam rapat Asprov PSSI se-Indonesia itu, kita dari Kepri turut hadir. Ada beberpa informasi penting dari raker itu. Antara lain, kongres PSSI dilaksanakan di Bali, 20 Januari 2019 mendatang,” kata Maifrizon, Wakil Ketua Asprov PSSI Kepri, usai mengikuti raker, Senin (10/12) kemarin.

Dalam kongres PSSI, Maifrizon menyampaikan, akan dibahas beberapa agenda penting. Mulai dari penyelenggaraan Liga Indonesia, sampai dengan regulasinya. Selain kongres PSSI, turut dibahas tentang pembinaan sepak bola di setiap provinsi.

”Dalam hal ini, kita dituntut pembinaan terhadap pemain usia dini melalui SSB (Sekolah Sepak Bola), kepelatihan pelatih dan wasit,” terangnya.

Untuk SSB, jelas Maifrizon, harus terdaftar di PSSI. Pendaftaran bisa melalui Asprov PSSI, maupun sistem berjenjang dari Askot (kota) dan Askab (kabupaten). Sehingga, seluruh SSB di Indonesia terdata. Karena, PSSI akan terus menggelar kompetisi SSB, baik tingkat usia 13 tahun (U13), U-15, U-17 (soeratin) sampai dengan U-19.

”Pembinaan SSB ini yang ditekankan kepada semua Asprov di Indonesia,” jelasnya.

Untuk mendukung pembinaan SSB itu sendiri, lanjut Maifrizon, Asprov (provinsi) juga dituntut untuk melakukan pembinaan terhadap pelatih. Karena, SSB yang didaftarkan ke PSSI ini, minimal berlisensi D PSSI.

”Begitu juga dengan wasit, perlu dilakukan pelatihan. Sehingga, ada generasi yang mengikuti perkembangan regulasi,” tambahnya. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here