20 September, Syahrul-Rahma Dilantik

0
521
KPU Tanjungpinang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara tingkat Kota Tanjungpinang di Asrama Haji Tanjungpinang, Rabu, kemarin. F-andri/tanjungpinang pos

Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun mengatakan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang terpilih di Pilwako akan dilaksanakan di Gedung Daerah.

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang telah menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara tingkat Kota Tanjungpinang pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang tahun 2018 di Asrama Haji Tanjungpinang, Rabu (4/7).

KPU menetapkan pasangan calon Wako-Wawako Tanjungpinang nomor urut 1 Syahrul-Rahma (Sabar) memperoleh 42.559 suara. Sedangkan paslon nomor urut 2 Lis-Maya (Lima) memperoleh 40.160 suara. Sabar unggul 2.399 suara.

”Kalau tidak ada perubahan, pelantikan di gedung daerah sajalah ya. Saya yang lantik mereka nanti, sesuai amanah dari pemerintah pusat,” kata Nurdin Basirun di Gedung LAM Kepri, Tepi Laut, Kamis (5/7).

Ketua DPD Partai NasDem Provinsi ini menyampaikan harapan atas pemimpin baru Kota Tanjungpinang, sama dengan apa yang di inginkan masyarakat Ibukota pada umumnya.

”Saya minta janji politik yang sudah diumumkan ke masyarakat harus teralisasi, perkuat koordinasi lintas OPD baik dengan provinsi, kabupaten/kota kembali ditingkatkan. Apalagi ini ibukota provinsi,” pinta Nurdin.

Sambung dia, teknik pelantikan Syahrul-Rahma nanti sama seperti pejabat bupati maupun pejabat wali kota sebelumnya. Nurdin juga berharap Wako-Wawako definitif nantinya bisa langsung menjalankan roda organisasi pemerintahan dengan baik. Dan, bisa bekerja dan tidak ada lagi masyarakat terblok-blok karena pilkada. Karena pilkada sudah selesai.

”Yang menang adalah masyarakat yang lainnya adalah amanah Allah,” terang Nurdin.

Masih kata Nurdin, saat ini, beberapa kebijakan Presiden serta pemerintah pusat perlu singkronisasi, koordinasi yang efektif. Dirinya berharap, nanti pada saat pasangan Walikota dan Wakil Walikota usai dilantik. Jangan lagi lama-lama pencitraan, langsung kerja, karena beban berat yang mereka pikul sangat diharapkan masyarakat.

”Usai dilantik, langsung gantung baju putih itu. Langsung kerja,” tegasnya.

Mengacu surat dikeluarkan Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri No. 270/720/OTDA tertanggal 29 Januari 2018, pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang terpilih sedianya dilaksanakan pada 20 September 2018.

Di dalam surat penegasan terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2018 ini disebutkan, daerah yang akhir masa jabatan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota mulai bulan Januari 2018 sampai dengan 20 September 2018, maka pelantikan dilaksanakan pada 20 September 2018.

Pemko Tanjungpinang, seperti disampaikan Sekdako Riono menyebut, pihaknya telah mempersiapkan pelantikan. Mulai dari seragam Wako-Wawako, hingga kelengkapan peralihan jabatan dari penjabat walikota kota kepada wali kota definitif. (SUHARDI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here