2017, Bincen Masih Tetap Banjir

0
1044
GENANGAN AIR: Jalan aspal dan perumahan di kawasan DI Panjaitan, Km IX Tanjungpinang tergenang air saat hujan turun.F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Perbaikan Drainase Tak Dianggarkan

TANJUNGPINANG – SETIAP Setiap hujan menguyur Kota Tanjungpinang dalam durasi lebih dari satu jam, dipastikan kawasan DI Panjaitan tepatnya di depan perumahan Taman Harapan Indah (THI) akan banjir. Kondisi ini akan dirasakan masyarakat sekitar sepanjang 2017 ini, sebab Pemko Tanjungpinang maupun Provinsi Kepri, yang dianggap juga memiliki kewenangan menyelesaikan tidak mengalokasikan anggaran penanganan banjir di lokasi tersebut.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang, Amrialis kepada Tanjungpinang Pos, Senin (3/7). Alasan Dinas PU Provinsi Kepri tidak bisa menyelesaikan banjir di kawasan tersebut karena keterbatasan anggaran.

Baca Juga :  Tiga Hari Dihantam Banjir, Perekonomian di Pelantar Melemah

”Perumahan THI memang titik langganan banjir di Ibukota Provinsi Kepri. Tapi tahun ini tidak bisa diselesaikan karena tak ada alokasi anggaran,” ungkapnya. Menurutnya, untuk menangani banjir di depan Perumahan THI butuh biaya sebesar Rp 10 miliar. Sebab drainasenya perlu di perbesar dan diperpanjang lagi. Dengan perencanaan drainase yang dibangun nanti, bisa menampung air debit air lebih banyak lagi. Supaya air dapat mengalir lebih cepat kepembuangan dan tidak meluap lagi ke bahu jalan.

”Ini keinginan kita nanti,” ucap dia. Harapannya, banjir yang terus melanda di depan Perumahan THI bisa diatasi di tahun 2018 mendatang. ”Mudah-mudahan tahun depan bisa ditangani. Karena kita ada hubungan baik dengan Dinas PU Provinsi kepri dengan Satker. Contoh saja di Jalan Pemuda. Alhamdulillah, kita dapat bantuan dari Satker,” sebut dia. Sebelumnya, ia juga menyebutkan telah melakukan komunikasi dengan Pengembang Sinar Bahagia Grup untuk menyelesaikan persoala ini.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here