2017, Ekspor Kepri Rp 164 Triliun

0
508

Nilai ekspor Kepri tahun 2017 mulai Januari-Desember 2017 mencapai US$ 12.194,76 juta atau sekitar Rp 164,629 triliun. Nilai ekspor ini naik dibandingkan tahun lalu. Ekspor ini melalui sejumlah pelabuhan di Kepri.

TANJUNGPINANG – Jika dibandingkan dengan total ekspor kumulatif Januari-Desember 2016 mengalami kenaikan sebesar 10,56 persen yaitu dari US$ 11.030,42 juta menjadi US$ 12.194,76 juta. Naiknya nilai ekspor Januari-Desember 2017 disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatif migas sebesar 60,25 persen.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, kegiatan eskpor Kepri Desember 2017 dibanding November 2017 turun sebesar 1,36 persen yaitu dari US$ 1.028,48 juta menjadi US$ 1.014,52 juta. ”Penurunan nilai ekspor Desember 2017 disebabkan turunnya ekspor sektor nonmigas sebesar 5,14 persen,” ujar Panusunan Siregar, Kepala BPS Provinsi Kepri melalui pres rilis yang diterima redaksi koran ini, kemarin.

Baca Juga :  Polair Polda Kepri Selamatkan 148 Penyu

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016, ekspor Kepri mengalami kenaikan 15 persen yaitu dari US$ 882,22 juta menjadi US$ 1.014,52 juta. Naiknya nilai ekspor Desember 2017 dibanding Desember 2016 oleh naiknya ekspor migas sebesar 25,12 persen dan nonmigas sebesar 10,85 persen.

Selama Januari-Desember 2017, komoditas ekspor nonmigas Kepri yang nilainya terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik yakni US$ 2.621,08 juta dengan peran sebesar 30,29 persen.

Golongan barang berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Kepri yakni mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar US$ 1.269,33 juta (14,67 persen).

Minyak dan lemak hewan/nabati sebesar US$ 1.090,93 juta (12,61 persen). Berbagai produk kimia sebesar US$ 471,7 juta (5,45 persen). Benda-benda dari besi dan baja sebesar US$ 424,81 juta (4,91 persen).

Baca Juga :  Hanya Tiga Daerah Titik Lego Jangkar

Kokoa/cokelat sebesar US$ 278,23 juta (3,21 persen). Perangkat optik sebesar US$ 246,79 juta (2,85 persen). Timah sebesar US$ 180,4 juta (2,08 persen). Kendaraan dan sebagainya sebesar US$ 170,47 juta (1,97 persen) serta sari bahan samak dan celup sebesar US$ 160,26 juta (1,85 persen)

Sementara itu, nilai ekspor ikan dan udang Desember 2017 sebesar US$ 1,92 juta mengalami penurunan sebesar 8,1 persen jika dibanding dengan November 2017.

Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016 justru mengalami kenaikan sebesar 9,65 persen. Komoditas ikan dan udang Januari-Desember 2017 mengalami kenaikan sebesar 0,71 persen bila dibandingkan Januari-Desember 2016 dengan sumbangan 0,25 persen terhadap total ekspr nonmigas Kepri Januari-Desember 2017.

Negara tujuan ekspor Kepri Desember 2017 dengan nilai terbesar ke Singapura yakni mencapai US$ 457,92 juta. Ekspor ke Singapura Desember 2017 mengalami penurunan dibandingkan November 2017 yakni 10,38 persen.

Baca Juga :  Tak Ada Lagi Rekrutmen CPNS dari Honorer K2

Tujuan ekspor Kepri Desember 2017 dengan nilai terbesar kedua ke negara Tiongkok yakni sebesar US$ 131,09 juta atau naik 86,5 persen dari bulan sebelumnya.

Negara tujuan ekspor Kepri Januari-Desember 2017 terbesar ke Singapura yakni US$ 6.316,92 juta atau 51,8 persen dari total ekspor kepri sepanjang 2017.

Ekspor Kepri Januari-Desember 2017 mengalami kenaikan dibandingkan Januari-Desember 2016 yaitu sebesar 8,69 persen. Tingkok merupakan negara tujuan ekspor kedua secara kumulatif Januari-Desember 2017 mencapai US$ 758,37 juta atau punya peranan 6,22 persen.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here