2018, BP Optimis Wisman Capai 2 Juta

0
750
TAMAN: Pemko Batam membangun taman di daerah Sekupang. Selain objek wisata pantai, Batam memiliki beberapa taman sebagai objek wisata serta sarana santai keluarga. f-dok/tanjungpinang pos

BATAM – Pada tahun 2018 mendatang Badan Pengusahaan (BP) Batam akan mengambil peran aktif dalam mendorong pengembangan pariwisata di Batam. Bahkan, BP Batam optimis, bekerjasama dengan Pemko Batam, Pemprov Kepri dan Kementerian Parwisata bisa menghadirkan 2 juta wisman. Batam akan menjual wisata pantai, wisata belanja dan kuliner.

Hanya saja, untuk mencapai target itu, Deputi BP Batam, Bambang Purwanto menyebutkan, pelayanan harus baik. ”Kita optimis, angka kunjungan wisman tahun 2018 paling tidak 2 juta orang. Tapi, konsep pelayanan baik di BP Batam maupun asosiasi, bisa berjalan,” kata Bambang. Selain itu, perbaikan infrastruktur juga penting untuk mempromosi kepariwisataan dan mesti lebih gencar. Setelah partisipasi BP Batam dalam mendukung kegiatan pariwisata akhir tahun ini, untuk tahun depan mereka akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam menggelar kegiatan lebih banyak.

”Ke depan ada event yang kita kerjasamakan. Antara BP Batam dan pihak lainnya,” ujar dia.

BP Batam menyiapkan kegiatan pariwisata bekerjasama dengan Pemko Batam dan pihak swasta. Agenda pariwisata yang disiapkan, ada 24. Termaksud kegiatan seni dan olah raga. ”Kita bekerjasama dengan Pemko Batam, asosiasi di bidang pariwisata, juga stakeholder lain. Kita geliatkan kembalilah ekonomi di Batam,” harap Bambang dengan optimis.

BP Batam juga diantaranya akan menggagas event pariwisata bersama komunitas Pecinta Alam Kepri (PARI). Komunitas itu diakui akan mendukung kegiatan carnaval, badminton dan marathon. PARI membantu dalam mendatangkan wisman. ”Kita akan siapkan juga wisata kuliner, wisata pantai hingga wisata belanja. Supaya wisatawan berkunjung ke Batam ini,” imbuhnya.

Sementara Kepala BP Batam, Lukita mengatakan, potensi Batam sangat luar biasa dibidang pariwisata. Sehingga ke depan, sektor unggulan Batam ke depan, selain industri, juga pariwisata. ”Kita ingin membangun pusat perekonomian dengan teknologi di bandara dan pelabuhan. Kita juga kembangkan pariwisata yang jadi penyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia, setelah kelapa sawit,” katanya.

Pihaknya mendorong pariwisata karena potensi keindahan alam Batam. Selain itu, Batam merupakan segitia emas bersama Malaysia dan Singapura. ”Kami ingin membangkitkan semangat Batam sebagai kota potensial dibidang pariwisata. Kita akan bersama BP, Pemko dan Pemprov,” imbuhnya.

Sementara Menpan RI, Asman Abnur mengatakan, untuk pengembangan perekonomian Batam, baik disektor pariwisata, maka perlu peningkatan fasilitas di pelabuhan dan bandara. Penting diakui dilakukan pelebran pelabuhan dan bandara.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here