2018, Imigrasi Tolak 45 Permohonan Paspor CTKI

0
300
Burhanuddin, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban

TANJUNGUBAN – Pihak Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban menolak sebanyak 45 permohonan paspor yang diajukan oleh masyarakat. Penolakan tersebut dilakukan diduga kuat pemohon merupakan Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) non prosedural.

Demikian dikatakan oleh Burhanudin,Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban kepada Tanjungpinang Pos. Burhan, sapaan akrab Burhanudin menjelaskan, pihaknya cukup ketat menerima permohonan paspor. Hal tersebut agar WNI terlindung dari perbuatan perdagangan orang dan juga pelanggaran hukum di luar negeri.

“Kami tetap menerima seluruh permohonan yang masuk, namun ada metode wawancara dan pemeriksaan berkas untuk mengetahui latar belakang pemohon paspor,” katanya dalam keterangan Rabu (2/1).

Selain penolakan permohonan paspor, selama tahun 2018 pihaknya menerbitkan sebanyak 3.937 paspor 48 halaman dan 1 paspor 24 halaman. Total paspor yang dikeluarkan sebanyak 3.938 buku. Sedangkan untuk tahun 2017 lalu hanya 2.926 paspor yang dikeluarkan.

Untuk tindakan administrasi berupa deportasi, pihaknya melakukan deportasi kepada 11 WNA yang melanggar aturan izin tinggal. Pihak imigrasi juga melakukan penolakan sebanyak 6 kali untuk WNA yang masuk ke wilayah kerjanya yang tidak memenuhi syarat untuk masuk.

“Yang paling menonjol pada tahun 2018 adalah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang membludak dibanding tahun 2017 yang hanya 329 ribu wisman. Tahun 2018 ada 538.463 kedatangan dari luar negeri, sebanyak 526.406 merupakan wisman dan 12.057 merupakan WNI. Seluruhnya masuk dari 4 pelabuhan atau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) yaitu Bandar Bintan Telani, Pelabuhan Khusus Bintan Lagoon Resort, Bandar Seri Udana Lobam dan Tanjunguban,” jelasnya.

Ditambahkannya, dari kedatangan orang asing, pihak imigrasi memberikan izin tinggal orang asing sebanyak 458.225 untuk izin tinggal kunjungan, 277 orang untuk izin tinggal terbatas (itas) dan 2 orang izin tinggal tetap (itap).

“Untuk segala jenis aturan dan dokumen keimigrasian tetap kami jalankan dan kami selalu memberikan pelayanan maksimal kepada warga dan juga pihak berkepentingan lainnya. Namun kami tetap tegas bila ada yang tidak sesuai dengan aturan,” tambahnya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here