2018, Kejari Intensifkan Jaksa Masuk Sekolah

0
634
KEPALA Kejari Lingga Puji Triasmoro saat memberikan penjelasan tentang program jaksa masuk sekolah untuk tahun ini. F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

LINGGA – Tahun ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, akan terus tingkatkan program penyuluhan anti korupsi bagi pelajar di Kabupaten Lingga. Hal dilakukan, sebagai salah satu upaya yang terbaik untuk mengatasi korupsi.

Dengan memberikan pendidikan anti korupsi dini kepada kalangan generasi muda, diharapkan generasi penerus yang akan menggantikan kedudukan para penjabat terdahulu dan orangtua menyadari bahwa korupsi tidak hanya merusak perekonomian negara.

”Kami akan efektifkan program jaksa masuk sekolah pada tahun 2018. Dengan program ini diharapkan bisa mencegah terjadinya korupsi diwaktu akan datang,” kata Puji Triasmoro SH MH, Kepala Kejari Lingga, Kamis (18/1).

Baca Juga :  Kepsek Pertanyakan Solar Cell yang Tak Hidup

Puji menjelaskan, untuk menciptakan sebuah tatanan kehidupan yang bersih diperlukan sebuah kesadaran anti korupsi dari jiwa generasi muda sejak dini. Program ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum, bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khusus.

Selain itu, untuk para pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini. Selain menanamkan jiwa anti korupsi, juga bertujuan bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar khususnya pelajar.

”Di samping fungsi penegakan hukum, kejari juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum,” sebutnya.

Baca Juga :  Dispar Lingga Targetkan 13 Ribu Pelancong

Lebih jauh dikatakannya, program jaksa masuk sekolah merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia yang harus diterapkan secara intensif.

”Progam jaksa masuk sekolah sudah dilaksanakan sejak setahun terakhir. Kami ini ingin memperkenalkan tugas pokok dan fungsi dari kejaksaan. Antar lain itu adalah melakukan penerangan, dan penjelasan hukum berbagai potensi pelanggaran yang kini bisa mungkin dilakukan oleh pelajar,” imbuhnya. (tir)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here