2018, Kepri Tak Kebagian Kapal Subsidi

0
689
Kapal: Proyek Kapal Kemenhub KM Sabuk Nusantara saat dikerjakan di salah satu galangan di Batam beberapa waktu lalu. f-abas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Harapan Pemprov Kepri untuk mendapatkan satu unit kapal tambahan KM Sabuk Nusantara dari Kementerian Perhubungan pada tahun 2018 pupus sudah. Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub RI justru memberikan KM Sabuk Nusantara itu untuk Kota Sorong di Provinsi Papua.

Padahal, Pemprov Kepri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan DPRD sudah melobi Menhub agar pengajuan bantuan kapal untuk Kepri bisa dikabulkan.

“Jadi begini lah. Menhub itu melihatnya dari sisi 34 provinsi. Kapalnya sedikit, kita lihat di sini butuh, mungkin mereka (pemerintah pusat,red) merasa warga Sorong lebih butuh kapal,” jelas Kepala Bidang Perhubungan (Hubla) Dishub Kepri Aziz Kasim Djou kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (21/12) kemarin.

Lanjut Aziz, soal Kepri tidak dapat kapal bantuan pada 2018 ini, hal ini justru bukan karena hubungan Kepri dengan Kemenhub yang sedang renggang lantaran masalah kewenangan UU 23 tahun 2014 tentang Pemda yang rebutan pendapatan dari Lego Jangkar Kapal.

Aziz menceritakan, justru dulu KM Nusantara 39 jatah untuk Provinsi Papua selama ini sudah dipindahkan untuk Kepri. Dan sampai saat ini masyarakat Kepri sama-sama merasakan, layanan kapal KM Sabuk Nusantara 39 tersebut. “Tak mungkinlah kita di Kepri terus yang dapat. Ada penilaian tersendiri dari pemerintah pusat,” jelas Aziz.

Soal apakah Pemrov Kepri kurang melakukan lobi-lobi atau bahkan usaha kurang maksimal, Aziz mengaku alokasi atau untuk mendapatkan kapal bantuan tidak serumit itu. “Apa yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri untuk meminta kapal bantuan sudah sangat bagus karena Pemprov cukup semangat melobi. “Hanya saja karena Sorong belum memiliki kapal subsidi sama sekali hingga bantuan itu dialihkan untuk masyarakat bagian Timur.

“Memang dari sisi wilayah Kepri sangat butuh dan kekurangan kapal untuk angkutan orang banyak. Kalau Menhub tentu melihat semua provinsi dan yang mana yang paling membutuhkan,” papar Aziz.

Saat ini, Pemerintah Pusat sedang gencar memberikan proyek pembuatan kapal di Galangan kapal di Kota Batam, termasuk untuk KM Sabuk Nusantara. (ais) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here