2018, Menpan Prioritas CPNS Kepri

0
2988
Asman Abnur

Kabar baik untuk masyarakat Provinsi Kepri yang ingin mendaftar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Tahun 2018 mendatang, pemerintah akan membuka formasi CPNS besar-besaran. Kemenpan RB Asman Abnur berjanji formasi yang dibutuhkan Kepri diprioritaskan.

DOMPAK – Sebagai anak kelahiran Kijang, Kepri, Asman Abnur mengatakan, dirinya pasti mengutamakan formasi CPNS yang diusulkan pemerintah daerah di Kepri. ”Tapi yang kita butuhkan adalah pekerja yang berintegritas, profesional serta sesuai dengan keahliannya,” tegas Asman Abnur usai memberikan pemaparan sosialisasi UU No.23 tahun 2014, Penerapan PP No.18 tahun 2016 dan PP No.11 tahun 2017 di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (28/11).

Menurut dia, tahun depan, ada lebih kurang 220 ribu ASN yang akan memasuki masa pensiun kerja. Menurutnya, paling tidak sekitar 110 ribu pegawai yang dibutuhkan pemerintah daerah se-Indonesia untuk membantu tugas dan fungsi daerah menjalankan pemerintahan.

”Data pensiun tenaga ASN ini sudah disampaikan ke Presiden. Paling tidak kalau tidak semuanya diakomodir, setengah dari jumlah pensiun itu, sudah cukup,” papar Asman.

Di depan seluruh peserta yang hadir, ASN yang sesuai harapan pemerintah saat ini bukan lagi pegawai yang lulus atas dasar kedekatan dengan kepala daerah, menteri dan sebagainya.

Baca Juga :  Mari Nonton Gerhana bersama Gubernur

Menurutnya, ASN yang dibutuhkan pemerintah saat ini, ASN yang benar-benar sudah mempunyai kemampuan, punya keahlian di bidangnya, profesional dan bukan ASN yang asal-asalan.

”Misalkan di Kepri ini, kita punya laut yang cukup luas, sedangkan tenaga ahli yang mampu dan terukur sangat sedikit. kenapa tidak lebih prioritaskan, tenaga yang tahu betul dengan kemaritiman,” pesan pejabat asal Bintan tersebut.

Dia lebih menekankan, bahwa ASN yang di pilih nanti kinerja mereka tidak boleh kalah dengan pekerja swasta. Bagi Asman, ke depan proses seleksi CPNS tidak sama dengan proses yang dilakukan dari pengalaman tahun sebelumnya.

Dirinya menyampaikan, proses seleksi sudah cukup ketat. Mulai dari tinggi badan, pintar, serta mampu melewati tahap demi tahapan proses seleksi yang sudah ditentukan. ”Seleksi sudah dilakukan sistem CAT (Computer Assisted Test), bahkan sampai tinggi badan,” jelas Asman.

Jangan Pilih Kadis karena Kedekatan
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengingatkan, bahwa Gubernur berhak mengganti kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-nya, kalau memang kinerja mereka buruk, tak sesuai target dan capaian yang jelas.

”Jangan ragu-ragu untuk mengganti. Kalau ada misalnya kadisnya bekerja sudah tidak mencapai target, tidak jelas tolak ukur kerjanya, diganti saja. Yang pemerintah butuhkan, mereka yang punya kemampuan. Bukan karena kedekatan lantaran dulu timses pemenangan,” jelas Asman Abnur di Tanjungpinang, Selasa (28/11).

Baca Juga :  Perpustakaan Desa Bikin Warganya Makin Kreatif

Dirinya sedikit memberikan pandangan, bahwa pejabat yang dibutuhkan pemerintah saat ini, mereka yang memiliki latar belakang pendidikan atas amanah yang diberikan. Bukan misalnya, latar belakang bidang pendidikan atau keguruan, justru disuruh mengatur urusan kesehatan. Hal ini tentu sangat melenceng dari yang diharapkan.

”Gubernur sudah bekerja siang dan malam. Sementara kinerja OPD-nya, tidak sesuai harapan, kasian kalau demikian hal ini terjadi di Kepri,” jelas Asman.

Sebagai MenpanRB, dia mengaku punya tanggung jawab besar untuk memberikan pemahaman tersebut kepada gubernur. Tahun 2018, Asman menyampaikan, ASN tidak boleh melenceng dari tugas pokoknya sebagai abdi negara. Jangan tergantung kepada pemimpim apalagi terpancing masalah politik daerah yang sedang terjadi saat ini.

2018 juga menurutnya, dirinya dengan beberapa menteri dan lembaga, serta pemprov dan kabupaten/kota sudah harus menerapkan sistem E-government. Menurutnya, sistem elektronik ini tidak bisa lagi di tawar-tawar.

”Setiap ASN ke depan dituntut untuk melakukan inovasi, melakukan terobosan dan perubahan. E-government ini, mulai serentak kita laksanakan pada tahun depan,” paparnya.

Baca Juga :  Peci Songket Corak Melayu Jadi Idola

Maka dari itu, Asman menegaskan, kepada gubernur ke depan tolong diperbaiki kinerja ASN di daerah yang ia pimpin. Bahkan ia meminta tolong diperjelas dan dibuat alat ukurnya, sistem elektronik dibuat untuk mengukur sejauh mana perencanaan sampai evaluasi kinerjanya.

”Kalau negeri mau maju dan mau hebat, mau tidak mau cara kerja mesti diubah. Tak boleh bekerja menghabiskan waktu. Harus ada target dan apa yang ingin kita capai,” tegas Asman.

Sementara itu, Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun yang juga menjadi keynote speaker pada kesempatan ini mengingatkan bahwa para pegawai adalah ibarat ABK dalam sebuah pelayaran.

Oleh sebab itu, keberadaan ABK tidak boleh justru hanya menjadi beban dalam pelayaran, namun harus punya sumbangsih untuk menjaga agar kapal bisa berlayar dengan baik dan selamat sampai tujuan. ”Saya hanya mengingatkan bahwa pegawai itu pelayan. Sebagai pelayan maka harus melayani yang dilayani dengan baik dan tulus,” ujarnya.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here