2018, Pemkab Akan Terima 572 Pegawai

0
844
Linda Maryati

ANAMBAS – PEMERINTAH Kabupaten Anambas direncanakan, akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018 mendatang. Tak tanggung-tanggung, Pemkab Anambas telah mengajukan kuota sebanyak 572 orang dari sejumlah formasi yang disampaikan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Pengajuan dengan jumlah itu, dinilai masuk akal. Mengingat, jumlah Aparatur Sipil Negera (ASN) Anambas saat ini hanya tinggal 1.638 orang. Tentunya, jumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) lebih banyak dari pada ASN.

”572 itu usulan ke Kementerian. Kita berharap Kabupaten Anambas menjadi salah satu daerah, yang mendapatkan formasi pada tahun 2018 mendatang,” demikian disampaikan Dra Linda Maryati, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Anambas, Senin (20/11).

Awalnya, pihaknya mengusulkan sebanyak 396 orang. Jumlah tersebut dengan estimasi formasi, yakni tenaga pendidikan 268, 26 dokter, 88 orang tenaga medis, serta 14 tenaga teknis pendukung infrastruktur. ”Ini usulan lama yang telah disampaikan ke kementerian. Namun kita kembali mengusulkan sebanyak 572 orang, dengan estimasi formasi tenaga pendidikan tetap 268, tenaga medis 172 dan tenaga teknis penunjang infrastruktur sebesar 132 orang,” urai Linda Maryati.

Linda mengaku optimis, tahun 2018 dapat dilakukan penerimaan CPNS. Apalagi pada tanggal 25 April 2017 silam, Kemenpan juga sudah menyurati pemerintah daerah tetang penyusunan kebutuhan PNS pada instansi pemerintah. ”Kalau kita lihat dari tren saat ini, kemungkinan kita dapat melaksanakan penerimaan pada tahun depan,” tukasnya.

Ia menambahkan, Kemenpan memprioritaskan penerimaan tenaga perawat dan dokter serta jabatan-jabatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Bahkan, saat ini kata Linda pihaknya sedang menyiapkan ekspos Bupati di Kemenpan RB. Untuk saat ini, hanya menunggu waktu ekspos saja. ”Bahan sudah kita siapkan tinggal menunggu jadwalnya,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kepala Kantor Regional BKN Pekanbaru terkait persyaratan lain sebagai filter agar Anambas tidak di jadikan batu loncatan untuk menjadi pegawai semata seperti yang sudah-sudah terjadi.

”Kita sudah koordinasikan ke kepala kantor Regional, agar ada persyaratan lain dan kita diberikan masukan minimal 10 tahun mengabdi baru bisa pindah selain itu juga diutamakan untuk yang memiliki KTP Anambas dan lainnya,” imbuhnya.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here