2018, Retribusi Sampah Bayar di Bank

0
512

BATAM – Rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam dengan PT ATB, dalam pembayaran retribusi sampah, belum bisa diwujudkan. Padahal, tahun 2018 mendatang, pembayaran retribusi sampah dilakukan secara non tunai. Karena batal dengan PT ATB, maka kerja sama akan dilakukan dengan perbankan. ”Untuk memberikan pelayanan non tunai ke warga, kita akan bekerja sama dengan bank. Kita menunggu kesepakatan dengan bank, untuk pembayaran dari rumah tangga. Itu karena sesuai intruksi wako, tahun depan non tunai semua. Rencana dengan ATB, tidak jadi,” ungkap Dendi Purnomo, Kepala DLH Batam, kemarin.

Namun sebelum penerapannya tahun depan, maka Pemko Batam akan membentuk badan usaha, yang akan menjalankan sistem yang akan disiapkan. ”Kita bangun sistemnya dulu, mendata pelanggan sampah. Kini ada sampah rumah tangga sekitar 21 ribu,” katanya.

Data 120 ribu pembayar retribusi sampah diperoleh dari 70 kolektor di Batam. Jumlah itu, hampir sama dengan jumlah pelanggan air. Sehingga awalnya pembayaran sampah awalnya hendak dikerjasamakan dengan ATB. ”Direksi ATB belum bisa memberikan jawaban karena beberapa tahun lagi mereka akan berakhir,” sambungnya.

Diharapkan, target pembayaran secara non tunai dapat menghilangkan potensi kebocoran pembayaran sampah. ”Akan lebih mudah online dan terkontrol. Tidak ada kebocoran. Sehingga nanti bisa Rp30 – 40 miliar. Kalau sekarang, target kita Rp28 miliar,” imbuh Dendi. Kata Dendi, retribusi sampah non tunai akan dilakukan ke badan usaha sebelum diterapkan ke pelanggan rumah tangga. Sementara ini, untuk badan usaha jumlahnya ada 320 ribu. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here