2019 Listrik di Pulau Sudah 24 Jam

0
745
INSTALASI: Kini di Natuna telah meiliki instalasi gardu induk yang telah beroperasi.F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – KEMENTERIAN ESDM menargetkan pemerataan penerangan listrik di seluruh pulau-pulau di Kabupaten Natuna.
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, sudah melakukan pertemuan Kementerian Polhukam dan Kementerian ESDM terkait kondisi kelistrikan di Natuna.

”Pak presiden telah memerintahkan Kementerian ESDM untuk menerangi Natuna. Tahun 2019 mendatang, ditargetkan seluruh pulau di Natuna terang, tidak boleh gelap lagi,” kata Hamid kepada masyarakat, dalam kunjungan safari ramadan di Kecamatan Pulau Tiga, kemarin. Ia menjelaskan, pada tahun lalu sudah tiga Kecamatan yang sudah dilayani listrik PLN.
Ketiga kecamatan itu, yakni Kecamatan Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Laut dan Kecamatan Subi.
Untuk itu, Presiden RI Joko Widodo menargetkan 2019 listrik di Natuna sudah merata.

Baca Juga :  Spesifikasi Pondasi Beton Proyek Museum Diragukan

”Ke depannya, penerangan listrik di pulau-pulau menyala selama 24 jam. Tidak lagi hanya menyala 12 atau 7 jam sehari,” kata Hamid.Menurutnya, target pemarataan kelistrikan di Natuna berbeda dari daerah lain.Karena Natuna adalah daerah perbatasan, sehingga PLN tidak harus mempertimbangkan untung ruginya menghidupkan listrik di Natuna.

”PLN di Natuna itu disubsidi pemerintah, soal untung ruginya pihak Kementerian ESDM yang urus. Lagi pula PLN bisa subsidi silang,” ujar Hamid. Sejauh ini, kelistrikan di Natuna masih jauh dari negara tetangga.Saat ini, hanya wilayah Kecamatan Bunguran beroperasi 24 jam. Namun kondisi saat ini di pulau-pulau, listrik hanya menyala 12 jam hingga 14 jam setiap hari.Warga di pulau-pulau, hanya diberikan pelayanan listrik di malam hari.

Baca Juga :  Setuju Gedung PKM Pulau Tiga Dialihfungsi

Sementara pada siang hari, listrik padam total. Hingga kini, ketersedian daya listrik di pulau-pulau masih minim. Seperti di Kecamatan Pulau Laut masih sangat minim.Sejauh ini, kecamatan yang berada paling luar tersebut di perbatasan itu hanya satu desa yang telah teraliri listrik PLN.

Camat Pulau Laut Sudirman mengatakan, listrik di Pulau Laut mejadi keperluan mendasar bagi masyarakatnya. Tidak hanya itu, listrik juga sebagai penunjang sarana pertahanan di pulau terdepan yang merupakan kawasan strategis di perbatasan. Menurutnya, Pulau Laut sebagai kawasan strategis pertahanan dan sebagai pulau yang hanya berbatasan laut dengan Viatnam, Kamboja, Tailand, BrunaI Darussalam serta Malaysia tidak boleh gelap.

Baca Juga :  Relawan Muda PMI Dikukuhkan

”Pulau Laut berada sangat jauh dari pulau-pulau lain, dan posisinya persis dipusaran alur laut internasional,” ujar Sudirman, Minggu (21/5). Kecamatan yang terdiri dari tiga desa tersebut, hanyasatu desa yang telah dialiri listrik yakni Desa Air Payang. Sedangkan, untuk Desa Tanjung Pala dan Desa Kadur masih gelap gulita.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here