2019, Pembinaan di PPLP Berlanjut

0
269
ARIFAN dan pemain U-16 PPLP Kepri lainnya melakukan selebrasi, usai mencetak gol ke gawang tim U-21 Batam, pada laga uji coba penutup tahun, baru-baru ini. F-ISTIMEWA
DINAS Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri kembali menganggarkan pembinaan sepak bola usia pelajar, pada tahun anggaran 2019 mendatang. Pembinaan sepak bola di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) tetap berlanjut.

TANJUNGPINANG – Kepala Dispora Kepri Maifrizon merasa puas ketika tim sepak bola U-16 binaan PPLP Provinsi Kepri berhasil mengalahkan tim U-21 Batam, sang juara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-IV Kepri, Jumat (21/12) sore lalu. Bagi Maifrizon, laga persahabatan ini merupakan uji coba terakhir di tahun anggaran 2018.

Duel friendly match tim U-16 PPLP Kepri versus tim U-21 Batam, di lapangan 757 Kepri Jaya CC Batamindo ini berakhir 1-0, untuk kemenangan tim PPLP Kepri asuhan pelatih Sapto Nugroho dan kawan-kawan. Gol semata wayang dicetak Arifan.

Prestasi dan kemampuan pemain U-16 PPLP Kepri, tidak hanya apik pada laga penutup akhir tahun ini. Sebelumnya, para pemain U-16 PPLP Kepri sudah memperlihatkan kemajuan yang signifikan. Tak sedikit pemain yang berusia 16 tahun dan menginjak usia 17 tahun ini, yang direkrut oleh kabupaten/kota di Kepri, pada ajang Porprov ke-IV Kepri lalu. Padahal, tim Porprov ini diutamakan kepada pemain berusia 21 tahun.

Lebih menggembirakan lagi, tim U-16 PPLP nyaris menjadi juara di ajang Popwil 2018 di Banda Aceh. Namun, PPLP Kepri berada sebagai runner-up, akibat teror dari tim tuan rumah, pada laga final. Dengan hasil ini, tim PPLP Kepri mendapat satu tiket ke ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019, di Papua.

”Lolos ke Popnas 2019, adalah sejarah bagi PPLP cabor sepak bola Kepri. Ini membuktikan, pembinaan sepak bola usia dini khususnya pelajar di Kepri, sudah makin meningkat. Kita sudah mampu bicara di level nasional,” jelas Maifrizon, Minggu (23/12) kemarin.

Selanjutnya, Maifrizon mengatakan, pembinaan sepak bola di PPLP Kepri kembali dilakukan regenerasi. Sehingga, PPLP Kepri melahirkan banyak pemain yang berprestasi, sebagai cikal bakal untuk tim profesional asal Kepri, yang berlaga di liga nasional.

”Kita berharap, jebolan tim U-16 PPLP, nantinya masuk di tim liga nasional, seperti klub 757 Kepri Jaya FC. Justru itu, pembinaan di PPLP Kepri akan berlanjut, pada tahun anggaran 2019 mendatang,” jelas Maifrizon.

Sebelumnya, ofisial tim U-16 PPLP Kepri Atri menyampaikan, sasaran kegiatan tahun 2018 bagi tim U-16 PPLP Kepri, lebih difokuskan untuk menghadapi Popwil, sesuai dengan target Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Alhasil, Kepri menjadi runner-up saat bertandingan di ajang Popwil di Banda Aceh, dan lolos ke Popnas.

”Alhamdulillah target tercapai. Selanjutnya untuk tahun 2019 ini, PPLP Kepri fokus menghadapi Popnas di Papua nanti. Tahun depan PPLP Kepri akan memanggil 4 pemain baru untuk bergabung, guna menutup pemain yang tahun ini sekolahnya sudah tamat,” jelas Atri.

Usai menjalani laga persahabatan menghadapi tim U-21 Batam, pemain PPLP Kepri akan diliburkan, sampai 1 Januari 2019 mendatang. Mulai tanggal 2 Januari 2019, seluruh pemain PPLP kembali berlatih untuk kegiatan tahun 2019.

”Tahun 2019, Pak Gubernur memanggil kiper baru, anak Kepri yang latihan di Diklat Salatiga Jateng,” tambah Atri. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here