2019, Pemko Anggarkan Beasiswa

0
374
KEPALA Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang HZ Dadang AG bersama Kepala SMPN 10 Tanjungpinang Endang bersama siswa di Lapangan Pamedan. F-MARTUNAS/TANJUNGPINANG POS
Setelah empat tahun sempat terhenti, mulai tahun depan, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pendidikan mengalokasikan anggaran beasiswa.

TANJUNGPINANG –  BANTUAN itu diperuntukkan beberapa kategori. Di antaranya bantuan kepada siswa tidak mampu, pemberian apresiasi bagi siswa berprestasi dan siswa yang bisa menghafal Alquran.

Hal ini dikatakan Kepala Bappelitbang Tanjungpinang, Surjadi kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (21/12).

Terkait teknis pelaksanaan, ia menuturkan menjadi kewenangan di OPD terkait.

”Pastinya ada anggaran beasiswa, tetapi teknisnya langsung ke Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Terkait besarannya, ia mengaku tidak mengingat pasti karena tidak memang data.

Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma menuturkan, akan merealisasikan program sesuai dengan janji kampanye yang disampaikan ke masyarakat, salah satunya perhatian kepada sektor pendidikan.

Ia menuturkan, ada banyak program dan bantuan yang akan diberikan kepada sektor pendidikan. Termasuk mengalokasikan anggaran beasiswa.

Ia menuturkan, saat duduk di DPRD Tanjungpinang banyak menerima aduan terkait, para orangtua yang mengaku sulit membayar iuran bulanan sekolah amaknya. Khususnya yang duduk dibangku SMA sederajat.

Seperti diketahui di Tanjungpinang biaya bulanan siswa SMA sederajat bervariasi namun di kisaran Rp150 ribu per bulan bahkan ada yang di atas itu.

Rahma menuturkan, bagi keluarga yang tidak memiliki penghasilan tetap atau ekonomi rentan membayar iuran itu terbilang berat. Jangankan membayar uang sekolah, biaya transportasi anak saja mungkin ada sudah berupaya ekstra.

Dituturkannya, apalagi keluarga yang memiliki anak masa sekolah lebih dari satu orang. Ini akan terasa berat. Misalnya, anak pertamnya sedang duduk dibangku kelas XII, kemudian adiknya mau masuk SMA serta ada anak lainnya masih duduk dibangku SMP dan SD.

”Bagi mereka yang tidak memiliki pengasilan tetap ini agak berat. Makanya pemerintah membantu meringankan beban mereka melalui beasiswa,” ucapnya.

Dituturkannya, di bawah pemerintahan H Syahrul-Hj Rahma akan fokus membenahi pendidikan. Selain hal lainnya yang dibutuhkan masyarkat.

Menurutnya, beasiswa menjadi salah satu program dibutuhkan masyarakat Tanjungpinang.

Meskipun diakuinya ada program pusat pemberian bantuan kepada siswa melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) namun belum mengakomodir seluruhnya. Masih banyak orangtua yang mengeluh mengenai beratnya membayar iuran. Bila perlu Pemko Tanjungpinang wajib belajar 12 tahun lebih tinggi dari standar pusat hanya sembilan tahun. Terkait teknis pelaksanaan nanti sudah diatur melalui OPD terkait.

Program ini berlaku bagi siswa SMA sederajat di Tanjungpinang dengan ketentuan yang ditetapkan. Melalui program ini, maka pendidikan semakin maju dan lebih baik. (DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here