2019, Semua SMP Punya Komputer

0
930
TINJAU UNBK: Bupati Bintan H Apri Sujadi bersama Kadisdik Tamsir meninjau UNBK, dan bersalaman dengan siswa SMPN 1 Bintan Timur di SMAN 1 Bintan, Selasa (2/5) kemarin. F-ISTIMEWA/kominfo bintan

Tanpa Upacara Hardiknas, Apri Tinjau UNBK

BINTAN – BUPATI Bintan tidak menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2017, Senin (2/5) kemarin. Karena, Bupati Bintan H Apri Sujadi meninjau secara langsung penyelenggaraan Ujian Nasiobal Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan lima SMP.

Usai meninjau penyelenggaraan UNBK di SMA Negeri 1 dan SMKN 1 Bintan Timur, Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, ada lima SMP yang melaksanakan UNBK di Bintan. Lima sekolah itu antara lain SMPN 1 (260 peserta), SMPN 2 (171 peserta). SMPN 6 (47 peserta), SMPN 11 (162 peserta), dan SMPN 20 (33 peserta). Total siswa yang melaksanakan UNBK adalah 673 siswa.

Baca Juga :  Warga Sekitar PT BAI Dapat Rezeki

Sedangkan, 32 sekolah setingkat SMP lainnya di Bintan, jelas H Apri Sujadi, melaksanakan ujian nasional dengan sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP), dengan jumlah peserta 1.790 siswa.

Lima SMPN yang melaksanakan UNBK ini, lanjut bupati, masih menumpang ke SMK maupun SMA terdekat, yang memiliki komputer untuk operator UNBK itu. Karena, SMP di Bintan belum ada yang dilengkapi komputer untuk UNBK ini.

”Ini menjadi PR bagi Disdik Bintan. Kita akan sediakan komputer di SMP, untuk persiapan UNBK tahun 2018 nanti. Minimal, untuk lima SMPN yang sudah melaksanakan UNBK tahun ini. Anggarannya bisa disediakan di APBD perubahan 2017 ini,” jelas H Apri Sujadi.

Baca Juga :  Tanpa Defisit, Belanja Menjadi Rp 1,185 T

Kemudian, lanjut H Apri Sujadi, tahun berikutnya disediakan untuk SMP lainnya. Tahun 2019, semua SMP di Bintan sudah punya komputer untuk UNBK ini.

”Itu kalau anggaran memungkinkan. Ini jadi prioritaskan Pemkab Bintan ke depan, dan jadi perhatian saya di momen peringatan Hardiknas tahun 2017 ini,” tambahnya.

Selama menjalankan UN ini, Bupati Bintan berharap agar pelajar tidak stres. Meski hasil UN tidak menentukan kelulusan, tapi harus berusaha maksimal. Karena, ini menjadi tolak ukur kualitas pendidikan daerah.

”Kita inginkan, nilai pendidikan Bintan menjadi yang terbaik di tahun ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Masyarakat Belajar Buat Tanjak

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir SSi MSi mengatakan, di hari pertama Ujian Nasional (UN), pihaknya belum menerima data kehadiran peserta. Meski ada satu peserta di SMPN 1 Bintan Timur yang dikabarkan sakit.

”Data lengkap kehadiran itu belum kami terima. Peserta yang sakit, bisa mengikuti ujian susulan,” sebutnya.

Kepala Sekolah SMPN 1 Bintim, Siti Rohani membenarkan, satu orang siswi tidak bisa mengikuti UNBK, karena sedang sakit. Wali murid dari siswa tersebut juga sudah menyapaikan kepada sekolah.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here