2019, SMAN 5 Terima Siswa Baru

0
576
KEPALA Dinas Pendidikan Kepri M Dali mendampingi Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meninjau pembangunan SMA Negeri 5 Karimun beberapa waktu lalu. f-istimewa

Kabar baik bagi masyarakat di Kecamatan Tebing dan Meral Barat, bisa menyekolahkan putra-putrinya di SMA Negeri 5 Karimun di Kecamatan Tebing untuk tahun ajaran baru 2019/2020. Bangunan sekolah tersebut, dijadwalkan selesai dan akan menerima peserta didik baru angkatan pertama.

KARIMUN – Pada kesempatan itu, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) turut melihat lahan yang akan dibangun SMAN 5.

”Insya Allah, tahun depan SMA termuda di Karimun itu telah dapat menerima peserta didik baru. Ini kabar baik bagi masyarakat Tebing dan Meral Barat, yang selama ini menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Karimun,” kata Kadis Pendidikan Provinsi Kepri, M Dali, Jumat (14/9)

Pembangunan SMA Negeri 5 Karimun, saat ini sedang berjalan. Selain gedung sekolah, SMAN 5 juga akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana SMA yang lengkap termasuk persiapan penempatan tenaga pendidik dan tenaga non pendidik ke sekolah tersebut.

Sekolah tersebut dibangun atas permintaan masyarakat, seiring dengan pertumbuhan penduduk di masing-masing Kecamatan dan sistem rayonisasi penerimaan peserta didik baru.

”Jumlah peserta didik baru saban tahun terus bertambah, sehingga kapasistas ruang belajar baru di sekolah yang ada dan tidak mencukupi menerima lonjakan siswa setiap tahunnya. Atas dasar tersebut, dipandang perlu membangun 1 unit sekolah baru,” jelas M Dali.

Selain itu, Rodiansyah anggota DPRD Karimun juga menyambut baik adanya penambahan sekolah SMAN5. Ia mendukung, penerimaan murid baru di SMA Negeri 5 Karimun tahun depan. ”Sehingga anak yang di Kecamatan Tebing dan Meral Barat, dapat bersekolah disana,” kata Rodiansyah.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karimun telah bersiap membangun SMA baru di Kecamatan Tebing.

Hanya, sejak SMA diambilalih Pemerintah Provinsi Kepri maka pembangunan SMA Negeri 5 dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepri. Ia berharap, ke depan seluruh fasilitas di masing masing sekolah harus sama. ”Tidak ada yang berbeda, karena semua sekolah berstatus Negeri,” kata Rodiansyah penuh harap.

Diketahui, untuk Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ini di Kabupaten Karimun belum menerapkan sistem online melainkan, sistim manual yakni kertas formulir. PSB tingkat SD dan SMP Negeri belum bisa menerapkan dengan cara online.

Meski pada tahun lalu, berencana untuk uji coba PSB secara online tahun ini. Namun, hal ini belum dilakukan. Sebab, pihak Dinas Pendidikan belum menyiapkan perangkat dan aplikasinya. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here