2021, Anak Kepri Wajib Punya KIA

0
1060
Mewarnai: Anak-anak saat mengikuti lomba mewarnai yang digelar Tanjungpinang Pos di TCC Batu 8, Tanjungpinang beberapa waktu lalu. Saat ini, pemerintah sedang mengupayakan setiap anak punya KIA seperti halnya orang dewasa yang memiliki KTP. dokumen/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Masih banyak anak-anak di Kabupaten dan kota di Kepri yang belum memiliki Akta Kelahiran. Ini menjadi salah satu penyebab lambannya proses penerapan Kartu Identitas Anak (KIA). Saat ini, Tanjungpinang dan natuna menjadi pilot project penerapan KIA di Indonesia.

Penerapan KIA di Indonesia merupakan amanah Permendagri RI Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA). Di Kepri Tanjungpinang sejak 2016 lalu sudah menggelar launching penerapannya. Hanya saja, sampai saat ini masih tidak efektif. Nanti pada 27 November mendatang Pemkab Natuna juga sudah siap untuk melaunching penerapan KIA di Kepri.

Baca Juga :  Tiga Hari ke Depan Berpotensi Hujan

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sardison kepada wartawan usai menggelar rapat koordinasi (Rakor) Dukcapil di CK Tanjungpinang, Senin (20/11). ”Di Kepri kami menargetkan pada tahun 2021 proses KIA sudah bisa berjalan,” tegas Sardison kepada wartawan.

Lebih lanjut, menurut Sardison di Kepri sejak launching 2016 lalu, Tanjungpinang salah satu kabupaten/kota yang ditetapkan menjadi percontohan penerapan Kartu Anak Indonesia (KAI) di Indonesia.

”Sejak launching kemarin, tadi Kadisdukcapil menyampaikan, ke kita tunggu setahun baru disampaikan berapa persen pencapaiannya. Saat ini masih proses sosialisasi, ke depan kita harapkan kawan-kawan jemput bola, datang ke sekolah-sekolah mendata yang belum memiliki KIA termasuk Akte lahir,” papar Sardison.

Baca Juga :  SK UPTD Air Minum Belum Ditandatangi Sekda

Menurut Sardison, sesuai data semester 1 tahun 2017 daftar anak Kepri yang belum memiliki KIA dan Akte Lahir ribuan. Misalnya Bintan 15.998 anak, Karimun 26.876 anak, Natuna 3.429, Lingga 5.226, Kepulauan Anambas 2.666 anak, Kota Batam 76.173. Kota ”Acuannya yang belum punya KIA ya sama, dengan anak yang belum punya kartu Akte lahir,” tambahnya.

Sardison meminta agar Disdukcapil Kabupaten/Kota sama-sama menyukseskan program KIA di Kepri saat ini. Karena manfaatnya bagi diri pribadi anak tersebut sangat besar. Terutama masalah administasi anak serta manfaat lainnya, nanti dengan sudah punya KIA, anak-anak diberikan kemudahan mengurus perbankkan, bepergian ke luar daerah. ”Kita juga sedang mendorong swasta, bagi anak-anak yang sudah punya KIA dimudahkan, misalnya dapat diskon belanja, dapat bonus dan sebagainya,” tutup Sardison. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here