21 Siswa Kepri Lolos ke Seleksi Pusat

0
217
Ketua Yasarini Cabang Lanud Raja Haji Fisabilillah, Angela Elistar Silaen foto bersama dengan siswa sebelum diberangkatkan di Baseops Lanud Raja Haji Fisabilillah, Rabu (6/3). f-istimewa/pentak lanud rhf tanjungpinang

Yasarini Lanud RHF Berangkatkan Calon Murid SMA Pradita Dirgantara

Sebanyak 21 siswa asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) lolos seleksi tingkat daerah dan mereka akan mengikuti seleksi tingkat pusat calon siswa SMA Pradita Dirgantara, Solo.

TANJUNGPINANG – SEBELUMNYA, ada 54 siswa yang mendaftar calon murid sekolah unggulan tersebut. Ketika mengikuti tes, hanya 21 orang yang lolos untuk seleksi nasional.

Setelah seleksi beberapa pekan lalu, Yasarini Cabang Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang pun memberangkatkan 21 orang tersebut, Rabu (6/3) lewat bandara Tanjungpinang.

Jika lolos seleksi pusat, 21 calon siswa terbaik perwakilan daerah Kepri ini akan menjadi siswa baru SMA Pradita Dirgantara Tahun Ajaran 2019/2020.

Keberangkatan mereka dari Baseops Lanud Raja Haji Fisabilillah dilepas oleh Ketua Yasarini Cabang Lanud Raja Haji Fisabilillah, Angela Elistar Silaen didampingi Kepala Dinas Personel Lanud Raja Haji Fisabilillah Mayor Adm Dimas Soleh Budiharta, S.E serta para pengurus Yasarini Cabang Lanud Raja Haji Fisabilillah.

Calon siswa ini diberangkatkan menggunakan psawat Hercules dengan nomor A-1318.

”Sebanyak 21 calon siswa dari Kepri telah kami berangkatkan menggunakan Hercules TNI AU menuju Solo untuk mengikuti tes seleksi pusat. Besar harapan kami, seluruh siswa dari Kepri bisa lulus seleksi pusat dan dapat menjadi kebanggaan Kepri,” ujar Angela Silaen.

Para calon siswa tersebut nantinya akan mengikuti serangkaian tes seleksi tingkat pusat dari tanggal 6-9 Maret 2019 yang terdiri dari Tes Kesehatan Umum, Tes Kesehatan Jiwa, Psikologis dan Akademis meliputi Matematika, Bahasa Inggris, Fisika, serta wawancara.

Dari sekitar total 400 calon siswa dari seluruh Indonesia yang mengikuti tes seleksi tingkat pusat tersebut akan dipilih 150 terbaik yang akan diterima dan diumumkan melalui website resmi SMA Pradita Dirgantara.

Sebelum keberangkatan, Kadispers Lanud RHF Mayor Adm Dimas Soleh Budiharta berpesan kepada calon siswa agar tetap semangat, tetap menjaga kesehatan dan tetap percaya diri saat melaksanakan tes pusat di Solo.

”Jaga kondisi dan fisik kalian selama di Solo. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Kami bangga kepada kalian semua. Semoga semua diberikan kesuksesan dan hasil yang terbaik nantinya,” kata Kadispers.

Sekedar diketahui, SMA Pradita Dirgantara merupakan SMA unggulan yang dikelola oleh Yayasan Ardhya Garini TNI AU yang bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

SMA Pradita Dirgantara menerapkan konsep asrama dan beasiswa penuh bagi seluruh siswanya. Sekolah ini dirancang sebagai sekolah unggulan yang mempunyai karakter kedirgantaraan, kecendiakawanan, dan menjunjung tinggi keimanan serta kompetitif di tingkat global dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya nasional.

Adapun visi misi SMA Pradita Dirgantara adalah menjadi lembaga pendidikan menengah yang bereputasi di tingkat internasional dengan tetap menjunjung tinggi budaya nasional untuk menghasilkan kader pemimpin bangsa yang beriman, cerdas, kreatif, mandiri dan berwawasan kedirgantaraan. visi

SMA Pradita Dirgantara merupakan Sekolah Menengah Atas berwawasan kedirgantaraan yang digagas oleh Nanny Hadi Tjahjanto Selaku Ketua Umum Yasarini.

Sekolah ini berdiri atas kerja sama antara Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam hal ini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dalam hal ini Yayasan Ardhya Garini (Yasarini).

Kerjasama dituangkan dalam penandatanganan MoU dan MoA oleh Rektor UNS, Ravik Karsidi dengan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) pada saat itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bertempat di gedung Rektorat UNS pada 17 April 2017.

Selama belajar di sana, siswa akan dibekali dengan berbagai pengetahuan. Seperti yang dilakukan SMA Pradita Dirgantara selama dua hari Januari 2019 lalu, dalam tajuk program Bela Negara ini mengajarkan bagaimana siswa memahami tentang apa itu bela negara.

Bela negara harus tertanam di setiap raga anak bangsa sebagai bentuk kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here