212 JCH Diberi Vaksi Meningitis

0
728
CEK KESEHATAN: Para JCH Tanjungpinang saat diberikan vaksi meningitis dan influenza oleh tim kesehatan, Selasa (25/7). f-andri/tanjungpinang pos

Jemaah Calon Haji (JCH) Tanjungpinang, diberikan suntikan vaksin meningitis dan Influenza. Tahun ini ada 212 JCH asal Tanjungpinang akan menunaikan ibadah haji.

TANJUNGPINANG – Seperti Selasa (25/7), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, memberikan vaksin meningitis dan influenza bagi JCH asal Tanjungpinang di di Gedung Serbaguna Bulang Lingga, Tepilaut Tanjungpinang. JCH asal Tanjungpinang masuk kloter kedua Embarkasi Batam akan diberangkatkan ke tanah suci, Minggu (30/7) mendatang.

Tasmina (77), salah satu JCH tinggal Batu 5 Atas Tanjungpinang, mengatakan baru pertama kali melakukan meningitis. Karena, ia akan berangkat menunaikan ibadah haji. ”Baru pertama kali nak. Tak ada persiapan khusus nak. Nenek hanya mempersiapkan jasmani dan rohani. Mudah-mudahan ibu bisa menunaikan ibadah haji sampai selesai. Doakan ibu ya, nak,” kata Tasmina kepada Tanjungpinang Pos sambil menunggu namanya dipanggil oleh tim medis.

Baca Juga :  Dinkes Kumpulkan Mi Asal Korea

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, penting sekali para JCH melakukan pemeriksaan kesehatan, sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Dan, seluruh JCH diberikan suntikan vaksin meningitis dan vaksin influenza. Agar, JCH kebal terhadap penyakit. Karena, saat menunaikan ibadah haji ke tanah suci, tidak hanya masyarakat dari negara Indonesia termasuk Kota Tanjungpinang. Tetapi, yang menunaikan ibadah haji datang dari berbagai negara di dunia. ”Wajib JCH melakukan suntik vaksin meningitis dan vaksin influenza sebelum berangkat naik haji,” ucap dia.

Influenza atau oleh sebagian besar orang sering disebut dengan flu merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza. Virus ini biasanya mampu menyebar dan menular melalui berbagai cara. Seperti melalui batuk, bersin-bersin dan juga bersentuhan. Kata Rustam, siapa saja bisa terkena penyakit flu. Bahkan serangan flu bisa muncul secara tiba-tiba dan bertahan selama beberapa hari. Sedangkan suntik vaksin meningitis, kata Rustam, wajib diberikan bagi JCH karena, di negara Afrika dan Timur Tengah ada ancaman virus penyebab meningitis tinggi. Harapan bersama jangan sampai JCH berasal dari Tanjungpinang terkena atau terjangkit virus meningitis di tanah suci.

Baca Juga :  34 Calon Siswa Bintara Ikut Binlat

Ia sarankan, JCH harus berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan cara makan makanan sesuai porsi yang seimbang. Seperti harus olahraga, makan makanan yang protein, vitamin dan mineral harus cukup. Karena, menjaga kesehatan cukup penting saat berada di tanah suci. ”Termasuk dengan air putih. JCH kita harus setiap satu jam harus mengkonsumsi air putih. Baik itu kita haus maupun tidak haus harus minum air mineral,” ucap dia.

Selain itu, JCH juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan pemondokan selama di tanah suci. Supaya tidak terserang penyakit menular lainnya. ”Kalau JCH dikasih nasi kotak dari panitia, baiknya di makam langsung. Jangan biarkan sudah empat jam, baru dimakan,” tegasnya. Kalau makanan kotak sudah lebih empat jam tak dimakan, tak baik bagi kesehatan. Bisa juga nasi kotak itu menimbulkan keracunan.Ini tak boleh dilakukan bagi JCH selama menunaikan ibadah haji.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here