220 Gram Sabu Diamankan Tim F1QR

0
118
Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksmana Pertama TNI, Arsyad Abdullah ekposes penangkapan sabu-sabu. F-Istimewa

TANJUNGPINANG – Tim F1QR unit 1 Jatanrasla Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) menangkap Usman Bin Muhammad Yusuf (39), terduga kurir narkoba jenis sabu 220 gram dari Malaysia di Pantai Batumerah Kecamatan Batu Ampar Batam, Kamis (30/5) pukul 24.00 WIB.

Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksmana Pertama TNI, Arsyad Abdullah mengatakan, penangkapan berawal pada tim F1QR unit Jatanrasla Lantamal IV dipimpin oleh Mayor Laut (T) Rudi Aminuddin melaksanakan pengamanan terhadap adanya tiga boat pancung kayu asal Pulau Batam.

Boat itu membawa 55 orang TKI dari Johor Malaysia tujuan Pantai Batu Ampar Batam.

“Pada saat pemeriksaan salah satu penumpang TKI Ilegal terlihat mencurigakan. Kejanggalan pada alas sendal yang dipakai pelaku. Petugas pemeriksaan memerintahkan agar melepaskan sandal,” Jumat (31/5).

Ditemukan bungkusan dengan kemasan lakban hitam dari masing-masing sandal tersebut. Setelah di buka terlihat sabu dalam kemasan plastik.

“Dilakukan introgasi dan yang bersangkutan mengaku bahwa barang yang ditemuka itu adalah narkoba jenis sabu yang dibawaknya dari Jodoh Malaysia,” jelasnya.

Menurutnya sampai saat ini, Lantamal IV Tanjungpinang masih akan melakukan pendalaman terhadap pelaku. Terkait mau di bawa kemana sabu-sabu ini. Dugaan sementara pelaku ini adalah terduga kurir sabu. Pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan yang lebih lagi.

“Pemeriksaan awal mau di bawa ke Aceh karena pelaku juga orang bersal dari sana. Pengakuanya pertama kali, tetapi kami akan dalami lagi. Mudah-mudahan ini tidak terulang terus menerus,” tutupnya.

Ia menuturkan, suasana bulan puasa dan mendekati Hari Raya tak menutup kemungkinan dimanfaatkan oleh para penyelundupan narkoba. Pihaknya memperketat patroli.

“Alhamdulillah kita berhasil menemukan adanya sabu yang di bawa oleh salah satu penumpang dari Johor Malaysia menuju ke Batam,” tuturnya.

Pihak Lantamal IV melakukan pendalaman apakah pelaku tenaga kerja ilegal dari Malaysia atau bukan

“Karena kita belum periksa secara detail jadi baru kita amankan karena penangkapan narkoba jadi fokus kita,” tuturnya.

Lanjutnya, pihaknya akan memeriksa untuk mengetahui modusnya pelaku memanfaatkan TKI atau emang dia murni sebagai penyelundup narkoba. Barang bukti lain yang diamankan handphone, paspor dan uang tunai.

“Kita belum bisa pastikan apakah dia bandara atau bukan dan dari tes urinya negatif,” ujarnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here