25 Kali, Ratusan Hektare Lahan Terbakar

0
512
PETUGAS Damkar Tanjungpinang memadamkan semak ilalang yang terbakar, di Jalan Pulai Batu Sembilan, Sabtu lalu.f-istimewa
Sekitar 10 hektare lahan kosong terbakar di Jalan Pulai Batu Sembilan, Tanjungpinang Timur, Sabtu (23/2) lalu. Dengan demikian, sudah 25 kali kebakaran hutan di Tanjungpinang, hanguskan ratusan hektare lahan.

TANJUNGPINANG – PETUGAS Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Tanjungpinang menurunkan sebanyak empat unit mobil, guna memadamkan api di lokasi. Petugas kebakaran perlu waktu sekitar empat jam lamanya, untuk memadamkan api.

Awalnya, api di lokasi kebakaran lahan berhasil dipadamkan petugas. Namun api kemudian kembali menyala. Sebab, api dengan cepat merembes ke semak jenis ilalang di sekitar lahan, akibat angin kencang dan cuaca panas.

Baca Juga :  Kapal Internasional Numpang Lewat Saja

Supripto warga sekitar mengatakan, awalnya petugas sudah berhail memadamkan api. Akan tetapi, api kembali membesar ke mana-mana. Dia sempat khawatir apinya meluas merembes ke pemukiman warga.

Menurut dia, lahan yang terbakar mencapai belasan hektare.

”Sudah padam tadi, tapi kebakar lagi. Tidak tahu penyebabnya kenapa lahan ini terbakar,” katanya.

Komandan Regu Tugas Jaga Damkar Tanjungpinang Ladoke mengatakan, tim yang diterjunkan sebanyak 15 orang dan empat unit mobil damkar. Untuk penyebab kebakaran ini faktor human error, karena membakar sampah.

Baca Juga :  Dosen UMRAH Ajak Remaja Kampung Bugis Rajin Berbahasa Inggris

Lanjutnya, kendala proses pemadaman yang dihadapi adalah lahannya banyak lubang dan gambut. Sehingga tak bisa menjangkau titik api, angin kencang, ditambah ketersediaan air yang terbatas.

”Penyebabnya human error, kemungkinan karena bakar sampah, tak bisa lagi dipadamkan lalu dibiarkan saja. Lahan yang terbakar lebih kurang seluas 10 hektare,” sebutnya.

Menurutnya, selama Januari dan Februari sudah 25 kali terjadi kebakaran lahan di Tanjungpinang. Untuk luas lahan yang hangus terbakar, diperkirakan mencapai ratusan hektare. ”25 kali itu macam-macam ukurannya. Ada yang 6 hektare, belasan dan puluhan hektare,” sebut Ladoke. (RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here