27 Guru Bersertifikat Internasional

0
486
SEJUMLAH guru dan pejabat Disdik Kepri mengikuti acara pembukaan ToT sertifikasi di SMKN 1 Tanjungpinang. F-istimewa

SMKN 1 Tanjungpinang Jadi Perwakilan B One Corporation di Kepri

Sebanyak 27 orang guru di SMKN 1 Tanjungpinang telah mengantongi sertifikat standar internasional.

TANJUNGPINANG – Kepala SMKN 1 Tanjungpinang, Deslisbeth mengatakan, para guru tersebut telah dilatih dan mengikuti Training of Trainer (ToT) yang diselenggarakan PT Satu Visi Indocreative atau B One Corporation di sekolah itu, Senin (26/2).

Guru-guru yang ikut ToT ini dari semua jurusan yang ada di SMKN 1. Selain melaksanakan training, dilakukan juga penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara pihak B One Corporation dan SMKN 1 Tanjungpinang.

MoU ini berlangsung mulai tahun 2018-2023 nanti. SMKN 1 Tanjungpinang menjadi mitra B One Corporation di Kepri apabila ada training lagi untuk sekolah-sekolah lainnya di Kepri ke depan.

”Kalau ada lagi nanti training untuk mendapatkan sertifikasi internasional, akan digelar di tempat kita. Kalau pun digelar di tempat lain, juga akan mengikutkan kita,” jelas Delisbeth via ponselnya, kemarin.

Acara saat itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir. Hadir juga para kepala sekolah dari Tanjungpinang dan Bintan saat itu.

Dijelaskannya, sertifikasi internasional terhadap guru-guru SMKN 1 Tanjungpinang merupakan bagian dari revitalisasi SMK sesuai Instruksi Presiden No.9 tahun 2016 tentang tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ada empat poin yang menjadi fokus revitalisasi SMK meliputi revitalisasi kurikulum, pendidik & tenaga kependidikan, kerja sama, dan lulusan.

Tahun 2018 ini, lulusan SMK diharapkan sudah memiliki sertifikat keahlian selain ijazah sekolahnya. Bagi lulusan SMKN 1 Tanjungpinang, tidak cukup hanya ijazah dan sertifikat pendamping yang diperoleh melalui Uji Kopetensi Keahlian (UKK).

”Namun kita inginkan lulusan SMKN 1 Tanjungpinang nanti memiliki sertifikat berstandar internasional. Sebelum siswa kita bisa memperoleh sertifikat internasional, maka gurunya dulu yang harus memiliki sertifikasi internasional,” jelas Delisbeth.

Saat ini, SMKN 1 sudah punya guru tersertifikasi internasional. Sehingga, mereka sudah bisa melakukan pelatihan kepada siswanya yang ingin mendapatkan sertifikat internasional.

Namun, untuk mendapatkann sertifikat internasional, syaratnya banyak. Selain kemampuan pengetahuan di jurusan masing-masing, harus lancar juga berbahasa Inggris.

”Namanya juga sertifikat standar internasional, harus mahir Bahasa Inggris. Tak mungkin bisa lulus kalau tak bisa Bahasa Inggris,” bebernya.

Bagi siswa yang ingin mendapatkan sertifikat standar internasional, harus mengikuti pelatihan dulu dan trainer-nya adalah guru-guru SMKN 1 Tanjungpinang yang sudah bersertifikat internasional.

Kemudian, siswa akan mengikuti ujian secara online. Penyelanggara ujian adalah pihak B One Corporation. Soal juga disusun mereka. Bagi yang lulus, hasilnya langsung ketahuan saat itu juga karena sistem online.

Tidak ada yang dibohongi, karena sistem online. Karena itu, tidak semua siswa bisa mendapatkan sertifikat standar internasional ini selain karena kemampuan Bahasa Inggris, juga karena anggaran. Biasanya, untuk mengikuti ToT ini sekitar Rp 750 ribu hingga Rp 950 ribu per orang. Namun, karena ada MoU antara SMKN 1 Tanjungpinang dan B One Corporation, biayanya Rp 225 ribu saja per siswa.

Untuk siswa, biaya mengikuti ToT nanti gartis demikian juga dengan biaya ujian secara online. Namun, tak semua siswa bisa jadi peserta ujian, tergantung kemampuannya.

”Kalau semua siswa ikut nanti, anggarannya tak ada. Karena daan BOS (bantuan Operasional Sekolah) terbatas juga,” tambahnya lagi.

B One Corporation adalah perusahaan yang bergerak dalam kegiatan pelayanan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, yang telah berdiri sejak tahun 2009.

Program yang dirancang bidang ICT yang berfokus pada peningkatan kemampuan & keterampilan seseorang (IT Training) dan validasi internasional (sertifikasi).

Pembukaan ToT SMKN 1 Tanjungpinang untuk jurusan, 1. TKJ – MikroTik Academy MTCNA & MTCRE, 2. MM – ACA Photoshop CS 6, 3. AK & Perbankan Syariah – MYOB Certified User Accounting V.24. 4. AP – MOS Word 2016. 5. Pemasaran & UPW-MOS PowerPoint 2016.

”Kita sekaligus MoU Training & Certification Center (TCC) International Certification Program (ICP) SMKN 1 Tanjungpinang yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Bapak. Drs. H. Arifin Nasir, M.Si. Semoga ini menjadi langkah awal kami untuk terus membantu pendidikan Indonesia khususnya di Kepri,” tambah Delisbeth.

Pada tahun 2010, B One Corporation mulai melakukan penelitian dan pengembangan sebuah aplikasi yang dapat membantu lembaga pendidikan dalam mengelola manajemen sekolah dengan menggunakan teknologi. Mereka pun bangga untuk meluncurkan produknya bernama SIMAK online (Sistem Informasi Manajemen Akademik).(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here