2,8 Ribu PTK Setuju Ada Fakta Integritas Anti Narkoba

0
209
Ribuan PTK Non ASN dilingkungan Dinas Pendidikan Kepri membacakan fakta integritas anti narkoba di Aula SMKN 3 Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Sekitar 2.800 orang tenaga Pendidik danTenaga Kependidikan (PTK) SMA/SMK sederajat di Provinsi Kepri melakukan kesepakatan fakta integritas bebas narkoba.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri M Dali menyampaikan, fakta integritas ini berlaku untuk seluruh PTK seluruh Kepri. Perjanjian bebas narkoba ini, sebagai wujud dan komitmen Pemprov Kepri mendukung program BNN Kepri dalam rangka memerangi bahaya narkoba.

”Komitmen bersama ini berlaku wajib seluruh PTK Disdik Kepri. Kegiatan ini, sebagai wujud bahwa kita pendidik serius memerangi narkoba,” sebut Dali.

Mantan Kabid SMK Dinas Pendidikan itu menyampaikan, dalam naskah fakta integritas yang disetujui bersama tersebut, menyatakan bahwa PTK yang terlibat kejahatan narkoba bersedia dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat, apabila terbukti melakukan perbuatan penyalahgunaan Napza.

”Sanksi beratnya hukuman pemecatan dengan tidak hormat,” tegas Dali.

Dalam kesempatan itu, Dali bersama Tim PTK Non ASN di lingkungan Disdik Kepri berkomitmen akan terus melakukan peningkatan pelayanan terhadap kesejahteraan guru PTK Non ASN.

”2020 ini, kita sudah sama-sama berkomitmen akan mempercepat gaji mereka (PTK, red) lebih awal dari yang sebelumnya. Misalnya pencairan bulan ketiga, 2020 ini, kita percepat dan lebih awal pencairan,” terang Dali.

Untuk menampung kebutuhan gaji PTK NonASN tersebut, Disdik Kepri kata dia, masih kekurangan anggaran Rp10 miliar untuk pembayaran gaji. Tahun 2020 ini, Disdik sudah mengusulkan Rp75 miliar untuk kebutuhan gaji Non ASN. Namun kebutuhan tersebut masih belum mencukupi, seyogjanya Rp85 miliar.

”Karena gaji mereka sudah kita naikkan ratarata menjadi Rp1,5 juta. Kebutuhan anggaran yang ada masih sangat terbatas,” sebut Dali.

Sebelumnya, Sekdaprov Kepri H.TS. Arif Fadillah mengajak seluruh pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri dari Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Eselon III dan IV, ASN, PTT hingga THL untuk bersama mendukung kebijakan dan program pemerintah dalam pembangunan di Kepri.

”Semua kita harus mendukung kebijakan Bapak Plt. Gubernur untuk bersama membangun. Kita harus satu visi dan satu konsep agar pembangunan ke depan lebih baik,” ujar Arif saat memberikan sambutan pada acara Penandatangan Perjanjian Kinerja dan Fakta Integritas Anti Narkoba Seluruh Pegawai di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepri di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (13/1) lalu.

Bentuk dukungan tersebut salah satunya adalah dengan melakukan penandatangan perjanjian kinerja dan pakta integritas anti narkoba yang dilaksanakan pada hari ini, yang diharapkan akan terus memacu kinerja semua pegawai dan menghindarkan pegawai dari bahaya narkoba.

”Kita ASN adalah mesin yang menggerakkan jalannya pemerintahan. Dalam menjalankan Pemerintahan tentunya kita butuh aparatur yang sehat jasmani dan jernih pikiran. Hal ini bisa kita peroleh jika kita menjauhi Narkoba. Dengan jauh dengan Narkoba kinerja kita akan lebih baik sehingga program berjalan dengan baik,”katanya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here