3.800 Ruko Tak Laku Dijual

0
452
Jejeran ruko di Tanjungpinang yang masih dalam proses jual belum lama ini. F. Willy untuk Tanjungpinang Pos.

TANJUNGPINANG – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Tanjungpinang, Bobby Jayanto mengklaim setidaknya ada 3.800 unit rumah toko (ruko) di Tanjungpinang yang menganggur. Entah tidak digunakan lagi sebagai tempat usaha, tidak dihuni, dan tidak laku dijual.

“Mereka enggan beli karena tidak ada peluang usaha di sana. Kalau pun ada, marketnya kecil. Stabilitas, keamanan, dan lingkungan juga belum terjamin,” ungkap Bobby pada jamuan kopi pagi bersama Pemko Tanjungpinang, Senin (6/8).

Temuan Kadin Tanjungpinang ini, kata Bobby, perlu ditindaklanjuti oleh Pemko Tanjungpinang guna mencari jalan keluarnya. Hal ini demi kian menggairahkan kembali iklim bisnis di ibu kota provinsi. Termasuk di antaranya, sambung Bobby, adalah mengembalikan daya ekonomi di pusat perbelanjaan di kawasan Kota Lama.

“Di sana lebih banyak lagi ruko yang tutup daripada yang buka. Padahal dulu Jalan Merdeka itu seumpama Thamrin di Jakarta atau Orchard Road di Singapura,” tekan Bobby.

Dalam acara tersebut, turut hadir mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Perkara ruko juga mendapat perhatian Dahlan. Ia menyebutkan, ruko-ruko yang ada di Tanjungpinang, utamanya di kawasan Bintan Centre, belum memiliki karakter khas sebagaimana sebuah pusat bisnis modern yang ada.

“Ruko di Bintan Centre mesti berkarakter. Kawasan ini bagus untuk pembangunan kota,” ujarnya. (tih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here