30 Rumah di Dompak Terendam Banjir

0
592
Warga berupaya ke luar dari rumah menuju ke lokasi yang lebih aman. Harta benda di tinggal untuk sementara menunggu air surut.

TANJUNGPINANG – Hujan deras yang mengguyur Tanjungpinang, Jumat (18/1) mengakibatkan 30 rumah terendam banjir di Kampung Nusantara RT 5/RW 11 Kelurahan Seijang, Kecamatan Bukit Bestari.

Ketinggian banjir diperkirakan 1,5 meter atau sedada orang dewasa.
Pantauan Tanjungpinang Pos, warga sudah pasrah harta benda meraka juga ikut terendam.

Diketahui, banjir terjadi di kampuang itu karena hujan deras yang terjadi, Jumat (18/1) sejak pukul 02.00 dini hari.

Banjir yang terjadi di kampung ini mengakibatkan, sebanyak 30 kepala keluarga harus mengungsi ke tempat keluarganya yang berada di daerah lainnya. Selain itu, jalan raya Dompak terganggu akibat genangan air tersebut.

Mangatasi genangan air di kawasan itu, setiap warga bersama aparatur dari Kecamatan Bukit Bestari bergotong royong. Mengurangi ketinggian air dengan memecahkan pembatas jalan sehingga air lebih cepat mengalir.

Ketua RT 03/RW 11, Adrianus mengatakan, sebanyak 30 rumah terendam banjir setinggi dada orang dewasa atau sekitar 1,5 meter. Hujan turun satu jam dan rumah warga secara berlahan terendam.

“Perabotan rumah dan beberapa kendaraan sepeda motor serta mobil warga juga ikut terendam banjir,” kayanya.

Lanjutnya, banjir ini diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur Kota Tanjungpinang.

“Banjir di kampung ini sudah sering terjadi. Tetapi ini yang paling parah,” jelasnya.

Camat Bukit Bestari, Faisal Pahlevi menuturkan, untuk langkah ke depan, pihaknya sudah mengusulkan dan sudah memprioritas masalah banjir ini. Menurutnya, persoalannya perlu ditangani secara teknis mulai dari r hulu Sungai Sri Andana yang diperbaiki.

“Kalau sungai tidak dibenahi maka kampung ini tetap menjadi titik banjir,” tuturnya.

Menurutnya, nanti pihaknya akan mendata dan melaporkan siap-siap saja yang terkena banjir. Meminta bantuan ke BPBD Tanjungpinang yang menangani hal itu.

“Supaya minimal ada bantuan dari mereka, saat ini juga kita masih mendata rumah yang terkena banjir,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here