310 Atlet Pencak Silat Ikut Bertanding

0
878
Pencak silat: Salah satu peserta Cabang Olahraga Pencak Silat saat bertanding di Pelataran Mal TCC Tanjungpinang, Senin (18/9) kemarin. F-DESI LIZA PURBA/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Lomba Pencak Silat kembali digelar Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang. Lomba dilaksanakan, Senin (18/9) yang ditargetkan selesai Rabu (20/9) di Pelataran Mall TCC Tanjungpinang. Kegiatan ini merupakan rangkaian Wali Kota Cup ke II 2017.

Kadispora Kota Tanjungpinang, Gunawan Grounimo menuturkan, pelaksaan lomba bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tanjungpinang yang berada dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tanjungpinang.

”Jadi Dispora sebagai penyelenggara dan melakukan koordinasi. Pelaksana teknisnya berada di Pengkot masing-masing Cabor. Ini juga sebagai bentuk pembinaan dan pembiasaan kepada masing-masing pengurus melaksanakan kegiatan atau lomba,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Khusus Pencak Silat menurutnya ada tren semakin postif. Hal ini terlihat dengan banyaknya anak muda yang tergabung dalam peguruan silat. Jumlah peserta lomba sekitar 310 yang mewakili dari 18 peguruan silat yang ada di Tanjungpinang dan Bintan. Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kasi Prestasi Olahraga Dispora Kota Tanjungpinang, Saiful Bahri menuturkan, kegiatan ini juga mengundang peserta atau peguruan silat dari Bintan.

Di hari yang sama, selain pelaksanaan lomba silat juga ada lomba Tenis Lapangan yang dilaksanakan di Lapangan Imigrasi dan Pemko Tanjungpinang. ”Dua cabor sekaligus dilaksanakan serentak hari ini setelah semalam pembukaanya,” ungkapnya.

Lomba ini juga sebagai ujicoba atlet sebelum ikut ke Porprov 2018 mendatang. Rencananya akan dilaksanakan di Tanjungpinang, maka sebagai tuan rumah selain mempersiapkan sarana juga perlu atlet-atlet juara.

Ketua IPSI Tanjungpinang, Sunaryo menuturkan melalui kegiatan ini memupuk sprotivitas dalam bertanding untuk menciptakan atlet yang berkualitas.

Para atlit yang juara akan dipersiapkan mengikuti lomba kejenjang yang lebih tinggi, yaitu Popda dan Porprov 2018 mendatang sesuai dengan kategori. Selain itu, melalui kegiatan ini menjadi ajang uji coba bagi pemula atau atlit usia dini. ”Ada peserta usia anak-anak, ini sebagai latihan agar mereka memiliki pengalaman sparing,” singkatnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here