317 Kotak Suara Tiba di Kantor KPU

0
56
Petugas mengangkat kotak suara yang akan didistribusikan ke 18 Kelurahan se-Kota Tanjungpinang, kemarin. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Rekapitulasi Perhitungan Suara Ulang di Asrama Haji

TANJUNGPINANG – Sebanyak 317 kotak suara hasil dari Pilkada Tanjungpinang yang dilaksanakan 27 Juni, sudah tiba di Kantor Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang.

Kotak suara tersebut berasal dari empat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Tanjungpinang yang berisi logistik atau surat suara hasil pemilihan masyarakat.

Diantaranya, masing-masing kecamatan yang teridir dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanjungpinang Timur, PPK Tanjungpinang Barat, PPK Tanjungpinang Kota dan PPK Bukit Bestari sudah mengirimkan logistik tersebut.

”Alhamdulillah, semua logistik pemilihan kemarin sudah sampai di Kantor KPU Kota Tanjungpinang,” kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Aswin Nasution kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (1/7).

Sesuai jadwalkan, Aswin Nasution menyebutkan pihkanya akan melakukan rekapitulasi perhitungan surat suara ulang di tingkat kota. Jadwal rekapitulasi perhitungan surat suara tingkat kota berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 4-6 Juli 2018.

Rencananya, KPU Kota Tanjungpinang akan melakukan rekapitulasi perhitungan surat suara ulang sekitar pukul 13.30WIB, yang berlangsung di Asrama Haji berada di Jalan Pemuda. ”Kita akan hitung ulang secara manual nantinya,” ucap dia.

Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Tanjungpinang ini, akan mengundang dua pasangan calon (Paslon) Wali Kota danWakil Kota Tanjungpinang. Dari nomor urut satu, H Syahrul-Rahma dan Paslon nomor urut dua, H Lis Darmansyah-Maya Suryanti. Perhitungan nantinya tidak ada yang ditutupi, kedua Paslon diminta hadir dan menyaksikan secara langsung perhitungan. Serta rapat pleno penetapan pemenang Pilkada akan dilaksanakan, 6 Juli mendatang usai rekapitulasi dilaksanakan.

Selain itu, pihaknya juga akan menghadiri empat orang saksi dari kedua paslon. Setiap paslon mengutus dua orang untuk menjadi saksi saat berlangsungnya rapat pleno tersebut. ”Beberapa stakeholder lainnya juga diundang. Seperti pejabat Pemko Tanjungpinang, PPS, PPK, Kepolisian dan lainnya yang terlibat di Pilwako Tanjungpinang. Terkait undangan belum kita sebarkan undangannya,” sebutnya. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here