32 Persen Pemilih Muda di Kepri

0
137
TEDDY JUN ASKARA (TJA) didampingi Ketua Pemuda Kenanga Indra menerima informasi permasalahan air bersih dan pelantar yang sudah rusak. f-ISTIMEWA
Ratusan ribu pemilih kalangan pemuda yang sudah terdata bisa menyalurkan hak suaranya untuk memilih calon pemimpin pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 mendatang.

TANJUNGPINANG – Sesuai ketentuan mereka nantinya akan memilih untuk lima kategori. Mulai dari anggota DPRD kabupaten-kota, DPRD Provinsi Kepri, DPD RI, DPR RI dan calon Presiden dan wakil Presiden RI.

”Pemilih mudah di seluruh wilayah Provinsi Kepri sekitar 385.773 orang,” kata Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri, Priyo Handoko kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (6/1).

Kategori pemilih muda, kata Priyo Handoko mulai dari usia termuda yang genap berusia 17 tahun sampai dengan 30 tahun. Ini berdasarkan UU Kepemudaan.

Semua pemilih mudah ini sudah memiliki KTP elektronik, sehingga mereka bisa menyalurkan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing pada 17 April 2019 mendatang.

Diantara dua kota dan lima kabupaten di wilayah Provinsi Kepri, menurut datanya pemilih pemuda paling banyak berada di Kota Batam dengan jumlah 203.800 orang.

Kemudian, disusul Kota Tanjungpinang dengan jumlah pemilih anak muda 45.442 orang. Setelah itu, daerah Bintan dengan jumlah 32.181 orang yang sudah terdata.

Pemilih mudah yang berdomisili di daerah Kabupaten Karimun sebanyak 20.966 orang. Sedangkan Kabupaten Lingga memiliki pemilih mudasekitar 20.827 orang, Anambas sekitar 10.794 orang dan yang paling sedikit dari Natuna sekitar 17.473 orang.

”Data itu di luar calon pemilih pemula ya,” ucap dia.

Priyo mengatakan, pihaknya belum tahu berapa banyak peluang untuk calon pemilih pemula, yang bakal mrncoblos nantinya. Alasan utamanya karena yang punya data kependudukan adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di daerah kabupaten-kota masing-masing daerah.

”Kita (KPU, red) cuma user (pengguna, red),” tegas dia.

Ia menghimbau kepada masyarakat di Kepri yang belum memiliki KTP-el untuk segera mengurus ke Kantor Disdukcapil di daerahnya masing-masing, sehingga bisa menyalurkan hak pilih nanti pada 17 April 2019 mendatang.

”Saya berharap semua masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya. Dengan catatan, masyarakat itu sudah rekam dan miliki KTP-el,” sebut dia. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here