34 Diplomat Pelajari Potensi

0
201
PULUHAN diplomat luar negeri saat mengadakan pertemuan di Natuna, Kamis (30/8). f-hardiansyah/tanjungpinang pos

Diplomat mancanegera dan dalam negeri ramai-ramai datang ke Natuna, Kamis (30/8). Mereka berjumlah 34 orang.

Kedatangannya ke Natuna dalam rangka mengikuti kegiatan Diplomasi Ingklusif yang digelar Sekolah Staf dan Pimpinan Kementrian Luar Negeri (Sesparlu) Kementerian Luar Negeri. Mereka langsung menggelar pertemuan dengan Pemkab Natuna di kantor Bupati Natuna, komplek Bukit Arai.”Kami ucapkan selamat datang kepada bapak ibu biplomat. Kami senang menerima Anda semua. Kehadiran bapak-ibu menjadi satu anugerah bagi kami,” kata Siswandi, Sekda Natuna saat menyambut rombongan Diplomat.

Siswandi kemudian menyampaian beberapa hal mengenai Natuna mulai dari program kegiatan pemerintah yang sedang dan akan berlangsung. Disampaikannya juga potensi Natuna.

Ia menjelaskan, Natuna merupakan daerah terluar NKRI. Natuna juga sudah diagendakan sebagai daerah pertahanan, perikanan, pariwisata, migas dan lingkungan hidup.

”Dari agenda ini ada kegiatan yang sudah berjalan dan belum berjalan. Kami ingin semua agenda ini bisa berjalan sesuai rencana,” paparnya.

Direktur Sesparlu Kementerian Luar Negeri, June Kuncoro Hadiningrat mengapresiasi sambutan Pemerintah Kabupaten Natuna terhadap mereka yang dianggapnya sangat menggembirakan.

”Kami datang ke Natuna untuk lebih mengenal wilayah perbatasan, kami ingin berdiskusi di sini bersama semua kalangan,” kata June pada sambutannya.

Ia kemudian memperkenalkan satu per satu diplomat-diplomat kepada pemerintah dan pejabat Natuna.

June menyebutkan sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan di Nongsa Digital Park, Batam dengan fokus promosi industri kreatif Indonesia.

Kemudian kegaiatan dilaksanakan di Bintan dengan fokus diplomasi ekonomi untuk membuka peluang investasi.

”Sekarang kegiatan kami lanjutkan di Natuna, cuma fokusnya berbeda. Di sini kami ingin mengenal dan memperkenalkan perbatasan NKRI berikut semua potensinya baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Pertemuan itu kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara Pemkab Natuna dan Diplomat Peserta Sesparlu. Diskusi dimulai dari sektor dan upaya pengembangan pariwisata Natuna.

”Kami di sini selama seminggu untuk berdiskusi dengan pihak-pihak pemangku kepentingan secara inklusif,” kata June mengakhiri.

Selain Sekda, Hadir juga pada kesempatan pertemuan pertama ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Natuna, Mukhtar Ahmad dan Sekretaris Badan Pengelola Perbatasan (BPP), Kabupaten Natuna, Beni Suparta dan sejumlah pejabat lainnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here