340 Perizinan Pindah ke MPP

0
636
Rakor: Utusan Pemprov, Pemko Batam dan BP Batam saat menggelar rakor persiapan peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) di Batam, Kamis (9/11). f-istimewa/humas bp batam

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menginisiasi pertemuan antar instansi terkiat dengan Mal Pelayanan Publik (MPP). Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan Pemprov, Pemko Batam, Polda Kepri dan lainnya itu, disampaikan ada 340 perizinan yang akan dilayani di Mal Pelayanan. 75 diantaranya merupakan perizinan di bawah BP Batam.

Rakor dipimpin anggota Deputi 5 Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Brigjen Pol Bambang, Kamis (9/11) di gedung BP Batam. Pada rakor yang dihadiri Kadis Badan Penanaman Modal (BPM) dan PTSP Batam, Gustian Riau itu, Bambang mengungkapkan, mereka berinisiatif membuat pertemuan terkait rencana pembukaan mal pelayanan, 4 Desember mendatang.

Baca Juga :  Pemko Batam Fokus Pemulihan Ekonomi

”Tujuannya agar, mal pelayanan yang diidam-idamkan di Batam bisa terwujud. Makanya, kita samakan dulu persepsi,” ungkap Bambang.

Pembahasan pertemuan itu perlu dilakukan sebelum gedung itu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Sebelum peresmian mesti sudah jelas SOP pelayanan, keamanan, telepone, listrik dan seterusnya. Selain itu, diharapkan agar semua instansi menyiapkan persiapan pemindahan pelayanan setiap instansi ke MPP.

”Kami berinisiatif untuk membahas, karena waktu sudah sangat mepet. Belum lagi Pemko akan sibuk dengan peringatan HUT Batam,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jalan Batuaji dan Sekupang Prioritas

Sementara, Gustian mengatakan, nantinya semua izin dalam gedung akan terkoneksi melalui sambungan internet. Kesiapan-kesiapan itu nantinya akan dilaporkan ke Presiden RI Joko Widodo, sekaligus akan disampaikan agar hadir untuk meresmikan MPP pada 5 Desember, sekaligus peresmian flyover.

”Jadi tahun 2018 semua sudah terintegrasi, tanpa antri dan tinggal pakai SMS, untuk hadir dan dilayani. Nanti semua terintegrasi,” tegas Gustian.

Dalam gedung, akan diterapkan pola pelayanan seperti halnya di perbankan. Sehingga pakaian petugas mulai Senin sampai Kamis, sama. Pakaian pegawai di MPP, baik dari Pemko, Pemprov dan BP Batam, semua sama. Kecuali petugas dari Kepolisian, Imigrasi dan Bea Cukai.

Baca Juga :  Amsakar Sebut Impor Beras Bagian Perjuangan Pemko

”Seragam Jumat yang berbeda, karena semua pakai pakaian Melayu. Di luar itu seragamnya sama seperti pegawai perbankan,” katanya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here