36.000 Anak Punya KIA

0
352
Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang HZ Dadang AG (kiri) ditengah-tengah anak-anak pelajar yang mengikuti lomba mewarnai. f-dok/tanjungpinang pos

Minat masyarakat untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) masih sangat minim. Data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang baru ada 3.600 anak mengantongi KIA.

TANJUNGPINANG – Padahal ada 20 ribu blangko KIA tersedia. KIA ini terdiri dari 2 jenis yaitu untuk anak yang berusia 0-5 tahun dan untuk anak 5 sampai 17 tahun. Pentingnya anak memiliki KIA. Jika seorang anak tidak mempunyai KIA, maka mereka akan terhambat memperoleh hak untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan.

Hal ini diungkapkan Kadisdukcapil Tanjungpinang H Irianto, kemarin. ”KIA yang sudah kita cetak sudah kita distirbusikan ke sekolah. Ada di sekolah TK, SD dan SMP, tapi masih banyak belum mengurus KIA,” kata Irianto.

Menurutnya, pemanfaatan KIA diantaranya adalah sebagai pencegahan dan rehabilitiatif kekerasan. Kemudian, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak. Kartu Identitas Anak diterbitkan oleh pemerintah untuk pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional. Proses cetak KIA sudah berlangsung sembilan bulan terhitung sejak Juni 2017 sampai Februari 2018.

Irianto mengatakan, banyak manfaat lainnya bagi anak yang sudah punya KIA. Karena di KIA cukup lengkap dibandingkan KTP yang dimiliki orang dewasa.

Kata Irianto, di KIA sudah ada nomor identitas kependudukan atau NIK, nama anak bersangkutan, tempat tanggal lahir, nomor akta lahir, nomor kartu keluarga alias KK dan masih banyak lagi identitas di dapat di KIA tersebut.

”Kalau kita mau mengurus surat untuk anak, tinggal bawa KIA saja. Karena sudah ada semuanya,” ucap dia.

Mantan Kasatpol PP Kota Tanjungpinang ini, mengatakan, sangat mudah mengurus KIA. Bagi orang tua yang ingin mengurus KIA, cukup membawa dokumen, mulai dari fotocopy Akta Kelahiran (bagi yang sudah ada), fotokopy Kartu Keluarga (KK), serta fotokopy KTP orang tua bersangkutan.

Selain itu, pesan dia, jangan lupa membawa anaknya ke Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang. Pasalnya, ada sesi foto khusus anak yang sudah memasuki usia 5-16 tahun. ”Kalau anak masih usia 0-5 tahun tak perlu datang. Karena tak ada sesi foto,” terang dia.

Sampai saat ini, lanjut dia, masih blanko KIA masih tersedia banyak. Jadi, masih ada kesempatan lagi buat orang tua membuatkan KIA untuk anaknya. Pengurusan KIA, kata dia, bisa langsung di sekolah anak nya, atau datang langsung ke Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang. ”Kita kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Jadi pihak sekolah bisa mengirimkan data-datanya,” sebut dia.(ANDRI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here