4 Kali, Tuntutan Mantan Kasat Narkoba Ditunda

0
1688
Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Dasta Analis (pakai rompi belakang) keluar dari ruang sidang Pengadilan Negeri, Selasa (20/2). f-raymon/tanjungpinang pos

Sidang tuntutan penggelapan barang bukti sabu-sabu yang dilakukan mantan Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Dasta Analis, kembali ditunda di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (20/2).

TANJUNGPINANG – Padahal, kasus pengelapan barang bukti narkoba terus menjadi perhatian masyarakat. Penundaan tuntutan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rebuli Sanjaya berdalih JPU pemegang kasus ini sedang diklat keluar kota dan tuntutan belum siap.

”Jaksa pemegang perkara ini sedang diklat di Batam, kita meminta penundaan satu minggu lagi dan tuntutan juga belum siap,” katan Rebuli sebagai JPU pengganti, Selasa (20/2).

Sementara itu, Majelis Hakim atas belum rampungnya surat tuntutan, Majelis Hakim yang diketuai Acep Sopian Sauri didampingi Hakim anggota Santonius Tambunan dan Iriati Khoirul Umma meminta kepada jaksa untuk memperhatikan perkara ini, dikarenakan sudah empat kali penundaan persidangan tuntutan.

”Tolonglah kita sudah surati dan tolong di perhatikan tuntutan belum siap siap juga. Sudah empat kali penundaan sidang. Dan, sidang kita tunda satu minggu,” jelasnya.

Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang Santonius Tambunan mengatakan, dari Pengadilan Negeri rencananya besok (hari ini, red) surat akan kita kirim kepada kejaksaan dan Kejaksaan Agung.

”Surat sudah siap, besok baru kita kirim suratnya,” tuturnya.

Sedangkan masalah tahan para terdakwa, Santonius menjelaskan, masa tahanannya itu habis pada 27 Februari 2018 mendatang. Dan juga kita akan memperpanjang masa tahanan kepada Pengadilan Tinggi selama tiga puluh hari ke depan.

”Sudah kita mintakan perpanjangan yang kedua ke PT selama tiga puluh hari,” ujarnya.

Sebelumnya dalam dakwaan JPU disebutkan, usai melaksanakan press release penangkapan Achyadi, pemilik 16 kilogram sabu, Dasta yang saat itu menjabat Kasat Narkoba Polres Bintan langsung memerintahkan anggotanya yakni terdakwa Abdul Kadir, Kurniawan Tambunan, Indra Wijaya, serta Tomy Adriadi Silitonga untuk mengambil sebagian barang bukti dan diminta untuk menjual barang bukti untuk membayar informan serta operasional kegiatan Satresnarkoba.

Terdakwa Dasta Analis didakwa dengan ketentuan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here